LSM Pemantik Minta APH Telisik Anggaran Bantuan Covid 19 Desa Tope Jawa

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Belanja Desa topejawa tahun anggaran 2020 , diduga sarat dengan adanya Mark up anggaran , yang terlihat dalam uraian kegiatan anggaran , dimana didalamnya terdapat penganggaran berulang.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua LSM Pemantik Rahman Swandi, yang juga sekaligus mantan BPD Desa Topejawa.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Seperti pada daftar belanja Penanggulangan virus corona ( covid 19) sebesar Rp.10,000,000, lalu kemudian pada item belanja selanjutnya dianggarkan kembali dengan nama kegiatan yang sama yakni Penanggulangan penularan virus corona ( covid 19) sebesar
Rp.43,750,000. Padahal kegiatan tersebut diduga telah masuk dalam pembiayaan anggaran penanganan keadaan mendesak yang berjumlah Rp.576,042,300”. Ungkap Rahman Swandi Sabtu, (29/5/2021).

Dengan adanya keganjilan penganggaran tersebut, ketua LSM Pemantik ini berharap agar pihak APH di Takalar menindak lanjuti dengan menelisik dan melakukan penyelidikan.

“Kami berharap agar pihak APH ditakalar segera melakukan penyelidikan terkait kasus ini, karena kuat dugaan ada kesengajaan untuk maksud maksud tertentu”. Tutup Rahman.

Pos terkait