Camat Kepulauan Tanakeke Sosialisasi Larangan Pengrusakan Terumbu Karang

14

SULSELBERITA.COM. Takalar, — Pemerintah kecamatan Kepulauan Tanakeke mensosialisasikan larangan pengrusakan biota laut dan terumbu karang yang ada di Kepulauan Tanakeke, Sabtu, 03 April 2021.

Acara sosialisasi yang dilaksanakan di kantor perwakilan Kecamatan Kepulauan Tanakeke yang beralamat di dermaga Takalar kota Lama ini dihadiri langsung camat Kepulauan Tanakeke Mappaturung.S.Sos., didampingi Kapolsek Mappakasunggu AKP. Muh.Natsir, S.sos, dan Danramil Mappakasunggu Kapten Inf. Paharuddin.

Turut hadir dalam acara ini adalah
Kades Mattiro Baji Nirwati, A.md ,
Kades Rewataya Tallasa bombong ,
kades Maccini Baji Siala Awing
Kades Tompo Tana Jaharuddin tiro ,
Kades Balangdatu Sariadi, S.Sos..
Babinsa Desa Mattiro baji Serma. Eddy wilson , Binmas Mattiro Baji Bripka kahar, Babinsa Tompo tana Serda.Dodik , Binmas Balangdatu sertu. Muh Asdar Binmas Rewataya Brigpol abd.wahid , dan Babinsa Rewataya Kopda. Bakri

Baca Juga  Krisis Air, Priyadi Kunjungi Lapas Maros
Advertisement

Sebagai Kepulaun, biota laut dan terumbu karang ini dinilai sebuah anugrah alam yang khas dari Kepulauan Tanakeke.

Camat Kepulauan Tanakeke Mappaturung.S.Sos. dalam sambutannya mengatakan, “kita harus jaga kelestarian terumbu karang dan biota laut yang ada di kepulauan ini, kalau ada yang kedapatan merusak dengan sengaja maka akan ditindak sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku.”

Camat Kepulauan Tanakeke juga mengungkapkan, “kita harus bangga karena mempunyai pulau yang penuh dengan kekayaan alam dan kalau sudah tidak ada lagi terumbu karang, maka namanya bukan lagi kepulauan tapi kecamatan laut Tanakeke,” ucap Fatur sapaan akrab camat Tanakeke.

Ditempat yang sama, Kapolsek Mappakasunggu AKP. Muh.Natsir, S.sos, dan Danramil Mappakasunggu Kapten Inf. Paharuddin menyampaikan kepada warga Tanakeke dan terutama pemilik Kapal Jolloro, agar selalu memperhatikan kondisi atau cuaca laut ketika mau melakukan penyebrangan dari Pulau Tanakeke ke Takalar, agar tidak memuat penumpang dan barang yang melebihi kapasitas muatan perahu Jolloro.

Baca Juga  Hari Ini, Pasar Wuryantoro Menjadi Sasaran Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Harus tetap menjaga keselamatan dan
kami selaku Kapolsek Mappakasunggu bersama Danramil Mappakasunggu Kapten Inf. Paharuddin yang membawahi tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Mappakasunggu, Kecamatan Sanrobone, dan Kecamatan Kepulauan Tanakeke menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada diwilayah hukum kami, agar tidak ada lagi aktifitas bom ikan, bius ikan, pukat harimau, dan penangkapan penyu dan lain lain yang sifatnya terlarang dan melanggar Hukum.” ungkap AKP. M.Natsir

Ditempat yang sama, Syamsuddin Gassing selaku warga Tanakeke yang juga pemilik kapal Jolloro, mengapresiasi dan sangat bangga dengan pemerintah kecamatan kepulauan Tanakeke yang begitu perhatian kepada masyarakat dan keadaan nelayan di pulau, walaupun kecamatan yang terbilang baru terbentuk, tapi kami sangat merasakan perubahan yang signifikan dibanding sebelumnya, tutup Syamsuddin Dg Gassing.

Baca Juga  Tinjau Kampung Rewako Desa Parigi, Kapolsek Tinggimoncong Sampaikan Pesan Kamtibmas

(Ombel)

Advertisement
BAGIKAN