UIT Makassar Gelar Webinar “Tantangan, Peluang UMKM dan Industri Di Masa Pandemi

14

SULSELBERITA.COM.  Makassar – Kegiatan webinar sukses diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Timur, dengan menghadirkan 2 narasumber handal dibidangnya. (rabu 24/3/2021)

Dengan mengangkat tema Tantangan, Peluang UMKM dan Industri Di Masa Pandemi, webinar dibuka langsung secara resmi oleh Rektor Universitas Indonesia Timur, Dr. Andi Maryam,S.ST.,SKM.,M.Kes, dan di handle oleh moderator Andi Hafidah, SP.,MM dan host Nurhaedah, SE.,M.Si.

Webinar yang berlangsung selama 2 jam itu, menghadirkan dua orang narasumber yang berasal dari akademisi, konsultan, dan pemerhati industri. Kedua narasumber tersebut diantaranya, Dr. Aris Baharuddin, MBA dari akademisi, konsultan, dan fasilitator UMKM dengan materi “Tantangan dan Peluang UMKM, kemudian narasumber kedua adalah Dr. Ir. H. Syaiful A. Mohamad, MM seorang akademisi dan pemerhati lingkungan industri, dengan materi “Tantangan dan Peluang Industri”.

Baca Juga  Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Kehadiran ASN di Takalar Capai 99 Persen
Advertisement

Narasumber pertama adalah Dr. Ir. H. Syaiful A. Mohamad, MM, mengulas analisis dalam menyinggung peluang dalam industri dengan menggunakan analisis SWOT (Strengths, weakness, opportunities, dan threats) yaitu dengan mengulas terkait kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.

Lanjutnya, pentingnya manajemen operasional yang dikelompokkan dalam 6 M (Man power (tenaga kerja, Machines (mesin), money (modal/uang), materials (bahan baku), market (pasar), dan method (prosedur kerja). Kemudian macam maintenance juga disinggung kedalam tiga bahagian, yaitu berupa perawatan saat terjadi kerusakan, perawatan pencegahan, dan perawatan korektif.

Secara garis besarnya, tantangan dan peluang industri pada masa pandemi, dijelaskan bahwa tantangannya adalah PSBB, menjaga jarak, pengurangan tenaga kerja, pengurangan jam kerja, dan produktivitas kerja rendah. Sedangkan peluang, yaitu menyiapkan mess karyawan, atur layout pabrik, kurangi target produksi, rubah sistem kerja shift, dan terapkan system kerja secara proporsional.

Baca Juga  Peduli UMKM, Katim Wasev Kunjungi Sentra Pembuatan Kopi Brenggolo

Sementara narasumber kedua, Dr. Aris Baharuddin, MBA, dalam materinya dimana merujuk pada data Comsumption Growth dan GDP by Industri: food & bev, Apparel, Equiment, transpor, Education&Healt, Restauran& hotel, dan information, manufacturing kembali menunjukkan pertumbuhan di tahun 2021.

Terjadi perubahan perilaku konsumen in the time of Covid-19 Crisis diantaranya: Stay@home lifestyle, Empathic Society, Go-Virtual, dan Bottom OF The Pyramid. Sejalan dengan hal itu, beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM diantaranya Penjualan dan permintaan menurun, sulitnya bahan baku, distribusi terlambat, permodalan dan produksi terhambat.

Beberapa solusi strategi pemasaran yang bisa dilakukan UMKM di Era New Normal yaitu mengenali kebutuhan/perilaku konsumen, mengkomunikasikan manfaat strategis produk/jasa, Digital Content Marketing, dan kolaborasi.

Kegiatan yang berjalan lancar dan sukses ini, berkat kerjasama dari Universitas Indonesia Timur, Universitas Negeri Makassar dan Yayasan Hijau Sejahtera Unggul. (EML)

Baca Juga  Tanggapi Pilkada 2020, IYAN: Pemuda itu Memberi Solusi Juga Bukti
Advertisement
BAGIKAN