Aksi simpatik Masyarakat Pangkep Mendukung pembangunan Rel Kereta Api.

10

SULSELBERITA.COM. Selasa,23/03/21. Antusiasme masyarakat dalam menyambut adanya mode angkutan baru di Sulsel berupa kareta api kembali diperlihatkan di Kabupaten Pangkep. Masyarakat kab Pangkep yang dikomandoi oleh Duta Internasional Centre berkumpul di pusat kota pangkep di Tugu bambu runcing bersama berbagai elemen masyarakat Pangkep menyuarakan dukungan terhadap pembangunan jalur Rel Kereta Api. Dukungan itu merekan lakukan dalam bentuk aksi simpatik dengan berorasi dan membagikan selebaran.
Menurut Agus selaku Koordinator aksi, “ tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi, motifasi dan dorongan kepada masyarakat dan Pemerintah untuk bersama-sama mensukseskan percepatan pembangunan jalur rek Kereta Api”. Karena kita ketahui bersama bahwa dengan keberadaan kereta api ini untuk jangka panjang akan dapat
meningkatkan perekonomian masyarakat pangkep khususnya dan Sulsel pada umumnya.
Stasiun kereta Api yang ada pada beberapa titik di kabupaten pangkep tentunya akan menghidupkan ukm dan menciptakan kota baru disekitarnya. Dilain sisi dengan keberadaan kereta api akan meningkatkan mobilitas dan pergerakan keluar masuk barang dan kebutuhan masyarakat pangkep. Masyarakat pangkep yg beraktifitas di luar kota atau Makassar tentunya tidak lagi mesti tinggal di Makassar namun tetap dapat berdomisili di Pangkep walaupun bekerja di Makassar atau daerah lain yg dilalui kareta api karena waktu tempuh yang singkat.

Baca Juga  TNI dan Polri Gencar Laksanakan Pencegahan dan Penyelamatan Warganya dari Virus Corona

Terkait adanya beberapa permasalahan yang timbul seperti pembebasan lahan, maka masyarakat mendesak pemerintah setempat dan pihak perkereta apian serta pihak-pihak terkait dapat duduk bersama untuk menemukan solusi bersama, bahwa pada dasarnya semu masyarakat mendukung pembangunan jalur kereta api namun disisi lain masyarakat tidak boleh dirugikan sehingga pemerintah daerah hadir sebagai jembatan menyatukan dan menyelesaikan permasalahn tersebut. Karena masyarakat pangkep adalah masyarakat yang humanis dan memahami bahwa proyek ini adalah proyek nasional yang mesti didukung.

Advertisement
BAGIKAN