Wadduuhhh….Terduga Pelaku Penghina Wartawan ini, Mengaku Sebagai Polisi

13

SULSELBERITA.COM. Pekanbaru – Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, terkait kasus terbakarnya mobil seorang wartawan yang diduga akibat diutak atik oleh seorang guru honorer yang mengaku sebagai seorang mekanik, akhirnya berbuntut panjang. ( 02 /03/2021).

Pasalnya setelah sang wartawan mendatangi rumah di pelaku untuk minta pertanggung jawaban, dirinya  justru mendapatkan perlakuan yang kurang bagus dari seseorang yang mengaku sebagai orang tua pelaku.

Korban AN selain dimaki maki dan dikatai Wartawan “Tai Kucing”, oknum orang tua tersebut sempat menyerangnya dan hendak memukulnya.

Advertisement

“Saya bilang saya ini wartawan, orang tersebut malah bilang wartawan tai kucing, bahkan dia menyerang saya dan hendak memukul, tapi untung banyak orang di lokasi yang melerainya”. Ungkap Korban.

Menurut keterangan korban AN, kronologis kejadian penghinaan tersebut bermula saat dirinya mendatangi rumah sang mekanik untuk meminta pertanggung jawqban.

Baca Juga  Bersama Baznas, Pemuda Pancasila Sinjai Selatan Menggalang Bantuan Untuk Korban Banjir Di Masamba

“Saat saya minta tanggung jawab dari sang mekanik, tiba tiba  ada seorang datang menghampiri saya dan langsung mendorong sambil marah-marah”. Ungkap korban.

“Kamu bikin ribut aja, ujar sang bapak, sayapun mencoba untuk menjelaskan kepada dia, bahwa mobil saya sudah terbakar akibat dari mekanik Tersebut, namun orang itu tidak menghiraukan penjelasan saya”. Ungkap korban lagi.

“Saya lantas mengatakan saya wartawan pak, bapak jangan seperti itu,  ini kartu anggota saya sambil menunjukkan Id Card, tapi malah orang tersebut bilang begini, “saya tidak mau tau, terserah kamu.mau wartawan mau tidak , kamu wartawan taik kucing”. Ungkap korban lebih jauh.

Korban pun menelusuri siapa orang tersebut, dan ternyata si pelaku penghina wartawan tersebut, mengaku kalau dirinya sebagai purnawirawan polisi.

Baca Juga  Kapolres Maros bersama Forkopimda Maros Kawal Pembangunan Kereta Api di Maros

Lanjut diungkapkan korban AN, “Ternyata malam nya, saya mendapatkan pesan singkat lewat WhatsAp dari seorang tidak di kenal dengan tujuan untuk menakut-nakuti saya, orang tersebut mengirimkan gambar profil berpakaian lengkap Polri. Lalu pagi nya kembali terjadi makian dan hinaan kepada saya lagi dengan ucapan Anjing dan lain-lain”.

Korban sempat menayakan kapasita bapak apa..? mencapuri masalah ini awal nya dia katakan itu orang bengkel anak nya, namun setelah di tanyakan kembali kata nya.”hanya anak angkat.

“Oknum polisi tersebut juga mengatakan kamu laporkan saja saya tidak mempan , mau kamu laporkan ke provam Polda , Polresta ,Polsek pun tidak mempan sama saya.” silakan laporkan ujar oknum, tersebut tidak mau menyebutkan nama nya ketika di tanya  oleh korban.

“Kamu tanya aja, di Polda saya masih aktif tugas saya di Polda Riau, sambil dia membanggakan seluruh keluarga nya, kelurga dari Polri ada yang di Brimob dan ada yang di polres Tambilahan, anak saya dan menantu saya tugas disana, ujar si pelaku  via WhatsAp nya di no.+62 853-6461-39XX”. Ungkap korban lagi lebih jauh.

Baca Juga  Gabungan TNI-Polri Cegat Warga, Lalu Bagikan Masker Gratis

“Karena si bapak mengaku sebagai polisi,  Maka kami meminta kepada bapk Kapolda Riau.Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si.
dan propam Polda Riau untuk segera melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan atas perbuatan pelaku”

” Kami berharap dan percaya kan masalah ini akan ditindak lanjuti oleh bapak kapolda Riau. Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si.
dengan melalui proses kode etik dari provam Polda Riau”. Tutup korban.

Advertisement
BAGIKAN