Imanuel Joman Tabayyun kepada Ayub Basalamah, Terkait Dugaan Bisnis PMI dengan Mensesneg Pratikno

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Jakarta – Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer mengklarifikasi tentang dugaan Pratikno Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) terlibat dalam bisnis penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan Ketum APJATI Ayub Basalamah.

Ketum JoMan yang sering dipanggil Noel telah melakukan tabayyun dengan pengusaha bergerak dunia pekerja migran tersebut.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Rumor selama ini beredar Pratikno berbisnis dunia PMI dengan Ketum APJATI ternyata saya keliru. Beliau pun sudah melakukan klarifikasi perihal itu kepada saya dan sudah saya sampaikan langsung ke beliau. Kami telah melakukan tabayyun dan saling memaafkan,” kata Noel ke media di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Noel mengetahui bahwa Ayub Basalamah salah satu sosok relawan yang ikut memenangkan Jokowi 2014 dan 2019. Ayub Basalamah dikenal sebagai ketum APJATI (Asosisasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) yang sering memberikan masukan kepada Presiden mengenai tata kelola dan pelindungan pekerja migran Indonesia.

“Ini kekeliruan saja. Kedekatan Pratikno dengan Ayub cuma dalam konteks sebagai relawan Jokowi dan memberi masukan tata kelola penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia ke Presiden. Ternyata bukan dalam konteks bisnis,” jelas Noel.

Ayub Basalamah dihubungi media lalu membenarkan telah melakukan tabayyun dan memaafkan atas kekeliruan Ketum JoMan tersebut.

“Sesama relawan kita saling memaafkan telah terjadi kekeliruan. Alhamdulillah, kami telah melakukan tabayyun,” jawab singkat dia melalui sambungan telpon. (red)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP

Pos terkait