Kabel Induk PLN di Tanakeke Makan Korban, Seorang Warga Dande Dandere Tewas Kesetrum

319

SULSELBERITA.COM. Takalar - Seorang warga Dusun Dande Dandere Desa Maccinibaji Kec.Kepulauan Tanakeke, Kab.Takalar harus meregang nyawa hari ini, yang diduga akibat tersetrum kabel induk PLN yang melintas antara Desa Tompo Tana dan Desa Maccinibaji.

Korban SANGKALA DG. ROWA (60 Thn) ditemukan warga sudah tak bernyawa lagi di dalam tambak dengan kondisi yang cukup mengenaskan, sejumlah luka bakar terkelupas nampak terlihat dibagian dadanya, yang diduga akibat sengata listrik dari kabel induk PLN yang sudah setahun lebih tidak mendapat perbaikan.

Menurut keterangan salah seorang warga lokal, bahwa korban meninggalkan rumahnya sejak subuh untuk bekerja ditambaknya, korban berjalan menyusuri jalan tambak yang dilintasi oleh kabel induk PLN.

"Sejak subuh pamit ke tambak, namun sampai menjelang magrib tifmdak juga pulang ke rumahnya, jadi pihak keluarga bersama wargapun mencarinya, tadi habis magrib baru ditemukan dalam tambak dengan posisi tertelungkup, dan di dekat korban ada kabel induk PLN yang hampir menyentuh tanah". Ungkap.salah seorang warga yang meminta agar identitasnya tidak ikut dipublikasikan. Selasa, (17/11/2020).

Baca Juga  Korupsi ADD, Mantan Kades Tinggimae Bersama Dua Aparatnya di Jebloskan ke Penjara

Lanjut diungkapkan, "Saat tubuh korban diangkat, terdapat banyak luka bakar dibagian dadanya, yang kemungkinan besar akibat sengatan listrik dari kabel induk PLN tersebut".

Dg Nompo salah seorang staf Desa Tompotana yang juga dikonfirmasi terkait kabel induk PLN tersebut, membenarkan jika warga dan pihak pemerintah desa sudah berungkali meminta pihak PLN agar memperbaiki agar tidak menelan korban.

"Itu sudah setahun lebih rusak, warga dan pemerintah desa sudah berulang kali meminta pihak PLN memperbaikinya, bahkan kami sudah pernah menyurat secara resmi, tapi mereka beralasan tidak punya anggaran".Ungkapnya.

Sementara Pimpinan cabang PLN Takalar Muh Sadar yang dikonfirmasi melalui chat Whatshap, belum merespon sampai berita ini diturunkan.

Advertisement
BAGIKAN