LIRA Sultra Duga Pelantikan Kepala Sekolah Oleh Dinas Dikbud Sultra Terkesan Dipaksakan, Ada Apa.?

333

SULSELBERITA.COM, Kendari Sulawesi Tenggara, Lembaga Lumbung Informasi Rakyat Sulawesi Tenggara ( Lira Sultra ) duga pelantikan kepala sekolah baru baru ini oleh Dinas Dikbud Prov-Sultra. terkesan di paksakan dan ada indikasi main mata antara pihak Dikbud dengan para calon kepala sekolah tingkat SMA/SMK yang baru di lantik, bagaimana tidak. menurut, Karmin “selaku Gubernur Lira Sultra Dinas Dikbud provinsi Sultra, terkesan menyalahi aturan mentri permenDikbud no 6 tahun 2018, tentang Penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Karmin” membeberkan bahwa, Berdasarkan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan repubulik indonesian nomor 6 tahun 2018, tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah di bab IV hal ini menjelaskan proses pengangkatan kepala sekolah , pasal 10 , menjelaskan kepala sekolah di laksanakan bagi calon kepala sekolah yang telah memiliki surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah sebagaimana di maksud dalam pasal.8 ayat ( 7) , proses pengangkatan calon kepala sekolah dilaksanakan oleh pejabat pembina kepegawaian atau pimpinan penyelenggara satuan pendidikan yang di selenggarakan oleh masyarakat sesuai dengan kewenangannya setelah mendapat rekomendasi dari tim pertimbangan pengakatanan kepala.sekolah.tutur karmin.

Baca Juga  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap 1 Desa Rahabite Disalurkan

Namun lain halnya yang terjadi pelantikan baru-baru ini tanggal 5 oktober 2020 yang di laksanakan diaula kantor dinas Dikbud Prov – Sulawesi tenggaran, dimana hal tersebut muncul nama nama kepala.sekolah yang di lantik, dan diduga tidak memiliki serifikat tanda tamat mengikuti pelatihan calon kepala.sekolah.

Advertisement

Artinya pengangkatan para Kepala Sekolah sudah tidak sesuai peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia nomor 6 tahun 2018,dan pihak Dinas Dikbud terkesan ada main mata dengan para Calon kepala sekolah. bebernya lagi

Adapun nama para kepala sekolah yang baru dilantik tidak sesuai presedural tanggal 5 oktober 2020,di antaranya :

1.Liyu (kelapal.sekola.SMA 4,Kota Kendari

2.Sujarwin, (kepala sekolah SMA 2 Kendari)

3. Sopyan (kepala.sekolah SMA 5, kota kendari )

4. Sauf ( kepala.sekolah SMA 7 kendari )

Baca Juga  Jumat Keliling, Kapolres Pangkep Ajak Masyarakat Jaga Silaturahmi Jelang Pilkada Serentak 20202

5. Aslan kepala (sekolah SMA 9 kota kendari)

6.Muhiddin ( kepala.sekolah SMA.10 kendari )

7. Suraddin Daaba ( Kepala.sekolah SMA 11kendari )

8. Moh Fajar ( kepala.sekolah SMK 2 kendari )

9. St Ma’wah ( kepala.sekolah SMK.3 kendari )

10. Herman ( kepala Sekolah SMK 4 kendari )

11. Ahmad Yunan ( Kepala sekolah SMK 5 Kendari )

tutup karmin usai membeberkan nama nama Kepala sekolah yang baru dilantik di mana diduga tidak memiliki sertifikat tanda tamat mengikuti pelatihan calon kepala sekolah.

|| Laporan Perwakilan Sulawesi Tenggara

( H E N D R A )

Advertisement
BAGIKAN