Dituding Tidak Siap, Kepala.BPBD Takalar Akui Tak Punya Anggaran untuk Bentuk Tim SAR

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Sebagaimana dibeeitakan media ini sebelumnya, terkait kasus tenggelamnya seorang bocah laki laki yang bernama Rio (4 Tahun) di Desa Cikoang Kec.Marbo Kab.Takalar hari ini terungkap fakta yang mengejutkan.

Tim SAR yang diharapkan bisa cepat datang ke TKP ternyata baru tiba setelah 7 jam kemudian setelah dilaporkan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kepala BPBD kab.Takalar Rahman Nasir yang dikonfirmasi terkait keterlambatam Tim SAR datang ke lokasi, mengingkapkan bahwa pihaknya sama sekali tidak memiliki Tim SAR, sehingga harus berkordinasi dengan Basarnas.

” Kami tidak punya anggaran untuk membentuk tim SAR, kami juga tidak punya personil yang memiliki keahlian khusus dalam menangani hal.seperti ini”. Ungkap Nasir. Minggu, (27/9/2020).

Dari hasil pantauan awak media ini di TKP, Tim SAR yang didatangkan dari Basarnas Makassar, baru tiba pukul.17.45 Wita di TKP.

Mereka pun langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet dan peralatan sederhana..

Pos terkait