Pertanyakan Perkembangan Penanganan Beberapa Kasus Korupsi, Celebes Law And Transparency (CLAT) Demo Kejati Sulsel

SULSELBERITA.COM. Makassar – Senin, 13 juli 2020 Celebes Law And Transparency (CLAT) kembali menunjukkan tajinya sebagai lembaga penggiat anti korupsi. Aksi ini dipimpin oleh Rey Gunawan, SH yang digelar didepan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan guna mempertanyakan progres penanganan sejumlah dugaan kasus tindak pidana korupsi yang di tangani oleh kejati sulsel, diantaranya kasus DAK KAB. BULUKUMBA, kasus dugaan korupsi DAK KAB. ERNREKANG, PDAM MAKASSAR, PERUSDA KOTA PALOPO, POLITANI PANGKEP, dan PAJAK PBBKB.

“Saat ini sejumlah kasus tersebut sudah berstatus penyidikan dan akan tetap diusut sampai benar-benar tuntas”, kata idil kasi penkum kejati sulsel.

Bacaan Lainnya

Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025

Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025

CLAT juga mengangkat kasus baru mengenai dugaan mark up anggaran bansos BPNT Kabupaten Sinjai & Kabupaten Selayar. CLAT menduga bahwa pihak penyalur bansos BPTN telah melakukan penyelewengan anggaran bansos tersebut.

Muh. Irvan Sabang, S.H. sebagai Ketua Umum menyatakan bahwa ” Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai penerima bansos BPNT disinyalir tidak mendapatkan nominal sebagaimana dengan mustinya sehingga kami menduga bahwa pihak penyalur bansos BPNT telah melakukan penyelewengan terhadap anggaran tersebut”

Untuk itu kami dari Celebes law and transparency meminta agar Kejaksaan Tinggi Sulawesi segera mengungkap pelaku dugaan mark up anggaran bansos BPNT Kabupaten Sinjai & Kabupaten Selayar.

Kejati sulsel sangat antusias menerima kunjungan Celebes law and transparency, terkait informasi bahwa ada indikasi penyelewangan anggaran bansos BPNT di kab. Sinjai dan selayar “kejati sulsel akan mengambil langkah- langkah hukum” kata kasi penkum kejati sulsel, Idil

Irvan sabang juga menambahkan bahwa Celebes Law And Transparency (CLAT) tidak akan berhenti menggelar aksi unjuk rasa dan akan mengawal kasus ini hingga benar-benar tuntas.

Pos terkait