Krisis Kepercayaan, Masyarakat Desa Amboniki Resmi Laporkan Kadesnya ke Polda Sultra

271

SULSELBERITA.COM. Konawe -  Krisis kepercayaan masyarakat pada pimpinan Kepala Desa Amboniki, Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe berbuntut panjang.

Seperti yang di janjikan sebelumnya pada Pertemuan di Kantor Dinas BPMD Konawe tidak sesuai dengan ekspektasi seperti yang telah di sepakati.

Sehingga atas dugaan kelalaian Kades Desa Amboniki yang belum memberikan beberapa orang hak Masyarakat terkait Bantuan Pengadaan Sapi dengan nilai uang sebesar Rp. 5 juta/KK dan Pengadaan bibit Cengkeh,Hari ini.Jumat,12/06/2020.

Advertisement

Sejumlah masyarakat yang mengatas namakan Masyarakat Desa Amboniki Resmi Melaporkan Kadesnya Ke Polda Sultra.

"Iya benar, surat aduan masyakat Desa Amboniki Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe hari ini sudah kami terima,dalam waktu dekat ini akan kami proses",ungkap Brigadir I Nyoman Adi Susana SH.yang menerima laporan tersebut.

Dalam surat Laporan tersebut ada beberapa Dugaan Penyelewangan Dana Desa yang di Laporkan,mulai tahun 2016,2017,2019 yang di tujukan Kepada Kepala Polda Sulawesi Tenggara Cq,dirkrimusus. di Kendari, tertanggal Jumat,12/06/2020

Baca Juga  Ribuan Buruh dan Mahasiswa Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Bersatu Turun ke Jalan Suarakan Penolakan UU Omnibus Law

Dalam Surat Laporan tersebut terdapat 6 item kegiatan yang di laporkan

Sementara itu Rustan K.warga pelapor mengatakan RTLH sudah di realisasikan tapi pengadaan sapi dan cengkeh sampai hari ini belum ada sehingga hari ini karena kami sudah muyak di janji janji dan kebijakan yang di ambil kepala desa kami juga sudah tidak rasional sehingga kami melaporkanya ke Polda Sultra,ungkap Rustan K.

Di tempat terpisah Jefri Rembasa yang mendampingi masyarakat, mengatakan akan mengawal terus Laporan tersebut.hingga tuntas.tegasnya

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh media ini, krisis kepercayaan dari masyarakat pada pimpinan Kepala Desa Amboniki, Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe berbuntut panjang

Itu dapat dilihat dari kurang lebih 12 orang masyarakat desa itu mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe, guna menyampaikan hak hak mereka untuk memperjelas bantuan RTLH yang belum di selesaikan oleh Pemerinta Desa, karena dianggap tidak transparan terkait dengan dana desa ( DD )

Baca Juga  Perlunya Pemeriksaan Sebelum Donor Darah

"Kami menyampaikan kepada DPMD Konawe, terkait Penyelesaian bantuan Rumah tidak layak huni ( RTLH ) agar kiranya ada kejelasan, sehingga kami bisa merasakan betul betul bantuan dari Dana Desa tersebut.
Ungkap " Rustam ( Masyarakat )

Yang datang ini ada sekitar 12 orang dari unsur tokoh masyarakat, pemuda termasuk Aparat Desa," ucap Rustam,Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD)Amboniki.

Masih, menurut Rustam, pihak DPMD Konawe telah menampung aspirasi yang disampaikan pada saat pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat desa. Namun di harapkan agar besabar sambil menunggu Proses Penyelesaianya, hal itu di perkuat juga dengan Pernyataan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) di Ruanganya, Sabtu, 18/01/2020 pada saat Proses Mediasi antara Masyarakat Desa Amboniki dengan Perwakilan Kepala Desa Amboniki yang turut hadir di antaranya, Bendahara Desa, Sekdes, Ketua Bumdes, PLD,

Baca Juga  Saling Serang Dengan Senjata Tajam, Dua Bersaudara di Galesong Terkapar Bersimbah Darah

Turut hadir pula Camat Latoma dan Sekretaris Camat Latoma beserta PDTI

Lebih lanjut dikatakannya. "Untuk itu kami minta roda pemerintahan dalam desa bisa berjalan dengan baik utamanya penyaluran dana Desa untuk Masyarakat Desa Amboniki.

Sementara, Keni Fermansyah, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Konawe dalam Pertemuan di Ruangan kantor DPMD berjanji akan menindak lanjuti keluhan warga dan iya juga menyampaikan bahwa akan di selesaikan Akhir bulan ini"katanya
Pernyataanya itu di saksikan juga oleh beberapa aparat Desa Amboniki, Masyarakat, Camat Latoma dan Sekretaris Camat Latoma

Sementara itu di tempat terpisah, Jasman K, SH ( Tokoh Masyarakta )ikut angkat bicara, terkait dengan Persoalan ini apa bila keluhan warga tidak terpenuhi sesuai pernyataan Kadis DPMD, maka persoalan kami akan lanjutkan ke rana hukum dalam hal ini ke Aparat Penegak Hukum ( APH) agar menjadi perhatian bagi Kepala Desa Amboniki"ungkapnya.

( TIM )

Advertisement
BAGIKAN