SULSELBERITA.COM. Gowa – Dg Tio (56 tahun) Tiba tiba menemui Ketua Umum LSP3M Gempar Indonesia Sulawesi Selatan Amiruddin SH.Kr.Tinggi, warga yang beralamat di RT/RW 001/001 Desa Bontoala Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa tersebut memohon Perlindungan hukum atas kejadian yang menimpa keluarganya. Senin, (8/6/2020).
Pasalnya, salah seorang keluarganya yang bernama Nita jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri hingga saat ini, yang diduga akibat kaget mendengar suara tembakan yang dilepaskan anggota polisi saat melakukan penggerebekan terhadap pemain judi Kartu Joker yang terjadi sekitar pukul 15.30 Wita hari ini.
Kepada awak media ini, Amiruddin SH.Kr.Tinggi sangat menyayangkan atas ada petugas membuang tembakan hanya karena menggerebek pemain judi pada siang bolong, sementara perempuan Nita yang jatuh pingsan tersebut diduga memiliki riwayat penyakit Jantung.
“Kami berharap ada kepedulian dari pihak petugas kepolisian terhadap perempuan Nita yang jatuh pingsan dan sampai saat ini belum juga sadarkan diri”. Harapnya.
Dalam penggerebekan tersebut, diketahui pihak polisi dari Polres Gowa mengamankan 4 orang terduga pelaku, yakni 3 orang laki laki dan 1 orang perempuan.
Namun dari informasi yang diperoleh, ada salah satu laki laki yang ikut diamankan oleh polisi yang Bernama Pajri alias Pajo bin Mansyur difuga tidak ikut bermaon judi, tetapi ikut diamankan karena ikut lari saat mendengar suara tembakan polisi.





