Antisipasi Penimbunan Kebutuhan Pokok Kapolsek Tellulimpoe Cek Toko Sembako

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERTIA.COM. SINJAI -Mengantisipasi penimbunan kebutuhan pokok, Kapolsek Tellulimpoe AKP Sudirman Mando lakukan pengecekan toko sembako di wilayah Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai Sabtu (04/04/2020)

Pengecekan itu dilakukan, sebagai upaya antisipasi aksi penimbunan ditengah ke khawatiran masyarakat, akan wabah virus Corona atau Covid-19

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kapolsek Tellulimpoe Akp Sudirman Mando mengatakan, monitoring stabilitas bahan pokok dan panic buying masyarakat sudah dilakukan beberapa hari ini.

Dia menjelaskan, disemua tempat yang terindikasi sebagai pergudangan di wilayah Kecamatan Tellulimpoe ini dilakukan monitoring anggota bersama Intansi Terkait.

“Dari hasil monitoring, semua harga kebutuhan pokok masih stabil,” kata Kapolsek

Dia menuturkan, harga relatif stabil dan tidak ada kepanikan masyarakat untuk menimbun atau memborong bahan pokok yang Berlebihan.

“Kami menghimbau masyarakat, baik itu penjual maupun pembeli untuk tidak menimbun atau membeli secara berlebihan” imbauannya.

Lebih Jauh, lanjut dia, kepada seluruh jajaran Polsek Tellulimpoe telah diintruksikan agar bersinergi bersama TNI dan instansi terkait untuk melakukan sosialisasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik tetapi tetap waspada. Sehingga diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai tetap aman dan kondusif di tengah pandemi Virus Corona/COVID-19 ini.

(Red)

Pos terkait