KKB Tembaki Pegawai Freeport di Timika, Satu Pekerja Asing Tewas

301

SULSELBERITA.COM. Timika - Kelompok kriminal bersenjata menyerang tiga pekerja di areal kantor PT Freeport Indonesia di Distrik Kuala Kencana, Kota Timika, Kabupaten Mimika, Senin (30/3/2020). Salah seorang pekerja asing asal negara Selandia Baru meninggal dunia dalam insiden ini.

Data yang dihimpun dari Polda Papua, insiden penyerangan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT. Adapun identitas tiga karyawan yang ditembak dalam insiden ini adalah Graeme Thomas Wall, Jibril Bahar dan Ucok Simanungkalit. Graeme meninggal karena tertembak di bagian perut.

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw ketika dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

Ia mengatakan, kelompok kriminal bersenjata yang terlibat dalam insiden ini adalah Kali Kopi dan Jony Botak.

Paulus pun mengungkapkan, kelompok kriminal bersenjata tersebut dengan berjalan kaki menggunakan jalur tambang tradisional yang begitu luas untuk memasuki areal Kuala Kencana pada Senin siang.

Baca Juga  Tangkap Dua Pelaku, Polres Gowa Berhasil Sita 20 Gram Sabu

"Diperkirakan jumlah pelaku melebihi delapan orang. Mereka menggunakan delapan pucuk senjata laras panjang dan menyerang ketiga korban di area Kuala Kencana, " kata Paulus.

Ia menuturkan, situasi di Kuala Kencana telah kondusif pasca insiden tersebut. PT Freeport Indonesia akan menyiapkan pesawat untuk membawa jenazah Graeme ke negaranya di Selandia Baru.

"Saya bersama Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab akan meninjau situasi keamanan di Kuala Kencana pada Selasa (1/4/2020) ini, " tutur Paulus.

Ia menegaskan, total sebanyak 300 personil tim gabungan Polri dan TNI yang dikerahkan untuk mengejar para pelaku pasca insiden penyerangan di Kuala Kencana.

"Saya bersama Pangdam Cenderawasih telah menginstruksikan kepada tim untuk melacak keberadaan para pelaku dari mil 50 hingga mil 34 jalur tambang Freeport menuju Tembagapura. Mereka harus segera ditangkap, " tegas Paulus.

Baca Juga  Tolak Melayani,Wanita Pelayan Cafe Dianiaya Oknum Polisi
Advertisement
BAGIKAN