Bupati Gowa Nyatakan Status Siaga Penanganan Covid-19, Pasien Positif Corona Bertambah jadi Empat Orang

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Gowa,– Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan akhirnya menetapkan Kabupaten Gowa sebagai status siaga covid-19. Hal ini diungkapkannya saat melakukan video conference bersama Forkopimda dan para pimpinan SKPD dan camat se-Kabupaten Gowa, Jumat (27/3).

Ia menyebutkan, bahwa penetapan status siaga kerena melihat perkembangan virus jenis baru ini di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Sekarang ini sudah menjadi darurat bencana nasional dan kita juga sudah tetapkan ini masuk pada kondisi siaga, karena mengingat dalam dua hari ini sudah terjadi penambahan masyarakat yang positif,” kata orang nomor satu di Gowa ini.

Khusus di Kabupaten Gowa, Adnan mengungkap saat ini kasus covid-19 juga mengalami peningkatan. Dimana sebelumnya positif covid-19 sebanyak 3 (tiga) orang dan per hari ini bertambah satu sehingga menjadi empat orang positif covid-19.

Sebelumnya, pada Kamis (26/3) kemarin tercatat untuk Gowa hingga saat ini Orang dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 12 orang dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 9 orang.

Sebagai langkah antisipasi penularan covid-19 di Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari terhadap ODP dan PDP dan keluarga pasien. Agar isolasi mandiri betul-betul berjalan dengan baik Pemerintah Kabupaten Gowa akan memberikan bantuan sembako.

“Semua yang masuk dalam ODP, PDP dan positif keluarganya ini akan diberikan bantuan sembako untuk bisa memenuhi kebutuhan pokoknya selama 14 hari kedepan atau selama masa isolasi,” ungkapnya Adnan.

Langkah antisipasi lain yang akan dilakukan Pemkab Gowa, kata Adnan yaitu penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan penyemprotan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Gowa yan rencananya akan dilakukan pada 1 April mendatang di seluruh wilayah Kabupaten Gowa.

“Kita lakukan persiapannya dari sekarang supaya ini betul-betul serentak. Pertama yang perlu disiapkan memang mulai dari sekarang alat penyemprot pinjam dulu alat penyemprot di mana yang punya kita kalau perlu adakan sendiri kita lakukan penyemprotan secara serentak di seluruh desa dan kelurahan setempat yang kita lakukan ini adalah penyemprotan secara bersama,” lanjutanya.

Bupati Adnan menambahkan Pemerintah Kabupaten Gowa juga akan menambah masa isolasi selama 7 hari yang sebelumnya berakhir pada 31 Maret 2020 akan diperpanjang mulai 1 hingga 7 April 2020 mendatang.(**)

Pos terkait