Inilah Al Quran Raksasa di Masjid Tertua Polewali Mandar 

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Polewali – Sebuah Al Quran raksasa berukuran 1,5×2 meter yang dirawat Pengurus Masjid Nurut Taubah, di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat menjadi objek wisata religi,

Masjid Nurut Taubah sendiri merupakan mesjid tertua yang telah berusia ratusan tahun, yang juga merupakan saksi sejarah peradaban perkembangan Islam abad ke-18 di Tanah Mandar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Al Quran legendaris ini disimpan rapih dalam etalase kaca di halaman masjid. Karena diletakkan di ruang terbuka, semua pengunjung masjid bisa melihat Al Quran tersebut.

Menurut informasi, Al Quran ini dicetak di kota Kudus, Jawa Tengah yang ditulis menggunakan tinta emas yang terbuat dari tinta campuran dari China

Muh Amin Kasim salah satu warga Asal Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan yang menyempatkan Sholat Magrib berjamaah yang hendak menuju Majene takjub melihat langsung dengan besarnya Al Quran tersebut.Sabtu(25/1/2020)

“Bagus, menarik. Ini merupakan salah satu cara menyebar syiar Islam,”Agar tidak mudah rusak atau dijamah warga, Al Quran ini sengaja disimpan di dalam etalase kaca. Al Quran ini menjadi pusat perhatian bagi warga yang singgah melaksanakan shalat,” katanya.

Pos terkait