Peningkatan Kapasitas Aparat Desa Melalui Bimtek Oleh Pendamping Desa dan Kecamatan

333

SULSELBERITA.COM. Konawe - Camat Onembute bersama 4 Kepala desa dan perangkatnya mempunyai tugas berat dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa.hari ini Senin 13/01/2020,Silea,Mata iwoi,Tawapendere,trimulia, Kecamatan One mbute Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, dituntut mampu mengelola anggaran pemerintah yang nilainya cukup besar.

Sehingga Kades dan perangkatnya mesti lebih meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan berbagai kegiatan pelatihan ataupun bimbingan teknis (Bimtek). Termasuk kegiatan peningkatan SDM aparatur desa yang diselenggarakan bagi perangkat desa hari ini yang dinilai sangat membantu dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan perangkat desa dengan adanya pelatihan oleh Pendamping.

Hal itu diungkapkan oleh camat Onembute,"Dra warni soleh, yang mengapresiasi dan mendukung kegiatan peningkatan SDM aparatur desa yang diselenggarakan belum hari ini.

Baca Juga  Jaga Kualitas, PDAM Takalar Bawa Sampel Air ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar

Menurutnya, pelatihan peningkatan SDM aparat perangkat desa penting dilakukan karena sangat berdampak bagi kinerja pemerintahan desa.

"Hasil pelatihan dan bimbingan teknis yang dilakukan sangat terasa manfaatnya bagi perangkat desa dalam melaksanakan tugas-tugas administratif di desa dan peningkatan waawasan bagi perangkat desa," ujarnya, Senin(13/01/2020).

Warni Soleh menjelaskan juga bahwa Peningkatan SDM melalui pelatihan , bimbingan teknis serta pendampingan merupakan kebutuhan perangkat desa seiring perubahan paradigma penyelenggaraan di pemerintahan desa, disamping itu banyak perangkat desa yang baru diangkat dengan latar belakang pendidikan yang bervariatif.

"Sehingga memang perlu adanya pelatihan atau pun bimtek ini, dan diharapkan keberlanjutannya kepada semua perangkat sesuai tugas dan tanggungjawab pemerintah desa yang terus meningkat," katanya.

Diakui Warni Soleh" ,pelatihan dan Bimtek bagi perangkat desa sudah sesuai amanat Permendagri 83 tahun 2015, bahwa perangkat desa yang baru diangkat wajib mengikuti pelatihan.
Peluang atau terobosan anggaran untuk kegiatan pelatihan/bimtek bisa bersumber dari APBN, APBD, APBDes, bahkan dari pihak ketiga.

Baca Juga  Babinsa Nogosari Pastikan BPNT Tepat Sasaran

"Oleh karenanya , diharapkan melalui Pelatihan Peningkatang kapasitas Aparat Desa, harus terus dilakukan secara berkala agar ke depan aparatur desa mampu meningkatkan kinerja, disiplin, kemampuan manajerial dan profesional," tegasnya.

Penulis : Hendra SH

Advertisement
BAGIKAN