Tragis…Proyek Pembangunan Pasar Limbung Gowa Tewaskan 2 Orang Pekerja

SULSELBERITA.COM. Gowa – Sungguh malang nasib yang menimpa dua orang pekerja pada proyek pembangunan Pasar Limbung, Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, bagaimana tidak, kedua pekerja tersebut harus meregang nyawa akibat tersengat arus listrik, Jum’at (3/01/2020).

Dari informasi yang dihimpun awak media, Kedua pekerja tersebut tewas ditempat kejadian tanpa sempat mendapat pertolongan.

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

Adapun identitas dari kedua korban adalah sebagai berikut:..
Nama ; ABD. RAUF KADIR
Tempat/tanggal/lahir ; Ujung Pandang 05/08/1985
Alamat ; Jl.KH.Muh.Yusuf ujung loe
Kel/Desa ; Minasate’ne
Kabupaten, Pangkaje’ne dan Kepulauan(sesuai KTP),

Sementara nama korban yang ke dua yakni ;
Nama ; ANWAR
Tempat/tgl/lahir ; Mannyampa 16/06/1978
Alamat ; Mannyampa
Kel/Desa ; Mappakalompo
Kecamatan ; Galesong
Kabupaten ; Takalar, (sesuai KTP)

Dilansir dari Zonamerah.com, bahwa berdasarkan  informasi yang di dapatkan media, menurut keterangan masyarakat yang tidak ingin di mediakan namanya, korban melanjutkan pekerjaan pada malam hari (lembur), kedua korban mengerjakan perapihan/pembenahan di sudut pasar sebelah timur, korban diduga tidak mengetahui jika kabel listrik yang di gunakan untuk penerangan lampu kerja, terinjak pada kaki bangku steleng besi H, yang di gunakan kedua korban tersebut.

“Kejadian di perkirakan sekitar pukul 21.20 Wita, Jum’at, malam Sabtu sehabis sholat isya. Korban melanjutkan bekerja masih dalam keadaan hujan gerimis,” Ungkap sumber

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bajeng Polres Gowa, Iptu Hasan Fadhlyh, menjelaskan, “Untuk sementara, masih di duga kecelakaan kerja, namun tetap akan di dalami akibat kecelakaan yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, dugaan sementara masih karna kesetrum listrik yang di akibatkan kabel telanjang yang di gunakan bekerja mengenai genangan air” jelasnya.

Ditambahkannya lagi, Langkah-langkah yang sudah diambil, yakni melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama anggota polsek bajeng dan mengevakuasi korban ke puskesmas bajeng sambil menghubungi keluarga korban,” Tutip Hasan.

Hingga berita ini dilayankan, belum ada dari pihak perusahaan yang dapat dikonfirmasi, untuk dimintai keterangannya.

Pos terkait