Serang Warga Gunakan Parang Panjang, Dg Temba’ Warga Cakura ini Dilaporkan ke Polisi

1397

SULSELBERITA.COM. Takalar - Seorang Warga Dusun Pangkaje'ne Desa Cakura Kec.Polsel Kab.Takalar dilaporkan kepolisi oleh salah seorang warga yang bernama Irwansyah Dg Mangung, seorang warga Dusun Buakanga Desa Cakura, Pasalnya yang bersangkutan mengancam Korban dengan menggunakan parang panjang,, bukan hanya itu pelaku juga menyerang korban dengan menggunakan buah kelapa yang sudah dikupas yakni dengan cara melempari korban; tak puas sampai di situ, pelaku juga mengambil badik untuk menyerang korban, namun berhasil dicegah oleh istrinya sendiri. Selasa, (31/12/2019).

Akibat dari perbuatan pelaku, korban pun langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak Polres Takalar dengan nomor laporan Polisi LP/592/XII/2019/SPKT: Tanggal 31 Desember 2019.

Menurut keterangan korban kepada awak media ini mengungkapkan kronologis penyerangan tersebut kepada dirinya, korban mengaku cuma mau bertanya masalah lokasi yang dia sudah tanami siapa siapa saja yang terlibat dalam penanaman tersebut, namun pelaku langsung marah marah dan katanya gara gara saya sehingga masyarakat tau ini penanaman pohon.

Baca Juga  Gegara Fee 300 Juta, Ditkrimsus Polda Sulsel Tangkap GW

"Saat datang, saya beri salam dan ajak bicara Dg.Temba tapi dia ngotot marah marah dan saya banyak saksi atas nama Ilham yang kebetulan bocengka, Langsung ngamuk pada saat saya datang dan berkata gara gara saya sehingga katanya program pakdesa di tau sama pemilik lahan sehingga masyarakat minta dia sendiri yang kelola bukan dia" ungkap Irwansyah. Selasa malam, (31/12/2019).

"Awal mulanya gara gara program  penanaman pohon, yang bersangkutan  tidak mau transparan, jadi  saya datang kerumah pelaku sekitar pukul 17.00 Wita mau menanyakan kenapa tidak di kasih tau yang punya lahan, .pada hal saya sekedar membantu pak Rasidin agar tidak di rugikan dan uang yang telah diambil oleh pelaku sekitar Tp.10 juta tidak salah sasaran dananya, .tapi Dg.Temba malah langsung marah marah dan berniat untuk mencelakai saya dengan memakai parang sepanjang 50 cm, namun untungnya  parang yang di pakai justru  patah dan tidak berhasil mengenai saya". Ungkap Irwansyah lagi.

Baca Juga  Demo Hari Anti Korupsi, ARMADA Minta Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Takalar Ditangani Serius

Lanjut di ungkapkan, "Setelah parangnya patah, lalu Dg.Temba kembali menyerang saya lagi dengan melempar sebuah kelapa yang sudah di kupas ke arah saya, tapi tidak kena, karena tidak berhasil, pelaku lalu kembali masuk kerumahnya mengambil badik, tapi berhasil dicwgat oleh istrinya". Ungkap Irwansyah lebih jauh.

"nyawa saya terancam, padahal saya datang ke rumah pelaku dengan niat baik, makanya saya sudah laporkan Dg Temba' ke polres Takalar, saya mohon kepada pihak berwajib agar cepat menindak lanjuti laporan saya, dan juga segera menangkap yang bersangkutan sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan". Tutup Korban.

Kuat dugaan penyerangan terhadap korban bermula karena pelaku sebelumnya telah mengambil uang dari pak Rasidin (Pelaksana kegiatan penanaman pohon), lalu korban diminta untuk menanyakan kejelasan uang tersebut diapakan oleh pelaku, namun disambut oleh pelaku dengan parang panjang.

Baca Juga  HMI Sultra Kritik Pernyataan Kapolda Sultra
Advertisement
BAGIKAN