Harga Terjun Bebas, Cabai di Jeneponto Kini Tinggal Rp. 6.000 Per Kilo

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. jeneponto – Petani Cabai di Kab.Jeneponto kini harus gigit jari, bagaimana tidak, memasuki akhir tahun ini harga cabai di tingkat petani terjun bebas dan kini hanya tersisa Rp.6.000 per kilonya.

Hargai cabai di tingkat petani pernah mencapai puncaknya pada bulan September yang lalu, yakni mencapai harga Rp.55.000 Perkilonya, namun kini terus turun hingga mencapai titik terendah yakni Rp. 6.000 perkilo

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kondisi tersebut tentunya membuat para petani cabai sedih dan mengeluh, mereka berharap harga cabai kembali naik seperti sebelumnya.

Saharuddin Karaeng Temba Salah seorang petani cabai di Desa Banrimanurung Kec.Bangkala Kab.Jeneponto mengungkapkan kekecewaannya atas jatuhnya harga cabai tersebut.

“Sekarang harganya tinggal Rp. 6.000 perkilo, padahal bulan September yang lalu harganya mencapai Rp. 55.000 perkilo, kami para petani sangat kecewa, dan berharap ada interpensi pemerintah agar harga cabai kembali naik”. Keluh Karaeng Temba’.

Pos terkait