Dialog Publik KPK, Kapolrestabes dan Pegiat Filsafat jadi Pembicara, Tamu Undangan Membludak

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar,  – Sebanyak 70 lebih. Komite Pejuang Kerakyatan (KPK) menggelar dialog publik yang bertemakan “Merawat Kebhinekaan Sebagai Identitas Dan Kekuatan Bangsa Demi Terwujudnya Harkamtibmas” yang menghadirkan pembicara Kapolrestabes Makassar Kobes Pol Yudhiawan dan pegiat filsafat Direktur Lyceum Philosophia Institute Ustadz Alfit Syair Lc, Moderator Dewan Penasehat KPK Miswar Kansil, bertempat di warkop Massami Jl. ST. Alauddin Kel. Gn. Sari Kec. Panakkukang Kota . Makassar (26/12/19). Dore tadi.

Pimpinan KPK Kambrin berharap dengan adanya kegiatan dialog seperti ini semoga kedepannya dapat mengantarkan kita kepada prilaku yamg lebih toleransi dan saling menghargai satu sama lain tanpa ada tendensi atau perdebatan mengenai agama, suku, budaya dan ras yang berdampak pada perpecahan diantara kita.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sengaja kami mengundang Bapak Kapolrestabes sebagai pembicara untuk berbicara dari kaca mata hukum yang bertujuan untuk menambah spirit persatuan dan persaudaraan antar sesama agar kedepannya kita senantiasa bersinergi dengan aparat kepolisian bersama sama menjaga ketertiban umum. Juga Pengiat Filsafat berbicara dalam prespektif filsafat agar cinta kasih diantara kita selalu terjaga dan terawat sehingga sisi kebijaksanaan menonjol dalam diri kita. Tutur Kambrin.

Kegiatan dialog seperti ini perlu diadakan untuk membuka ruang diskusi kita berbicara masalah sampai menemukan solusi yang tepat atas masalah tersebut, ketika ada solusi maka perlu untuk kita secara bersama sama mengeksekusi. Dialog publik ini juga dibuka untuk umum artinya setiap lapisan masyarakat dibolehkan mengikutinya agar kita bersama sama mendapatkan pencerahan. Tutup Kambrin. (WS)

Editor:Ilham

Pos terkait