Jalin Komunikasi Lewat Bincang Bincang Santai, Wakapolres Gowa Beri Pemahaman Tentang Penanganan Kasunya pada Korban Penganiayaan di Biringbulu

0
61
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Gowa-Beri pemahaman ke pelapor dalam suatu penangan kasus, Wakapolres Gowa Kompol. Muh. Fajri Mustafa ajak H. Syafruddin dan Bakri Wahid duduk santai sambil berbincang bincang di depan gedung Dharma Polres Gowa, Senin (02/12) sore.

Guna dapatkan keterangan yang berimbang, Wakapolres Gowa libatkan penyidik yang menangani kasus yang dialami Bakri Wahid selaku korban penganiayaan beberapa tahun lalu yang terjadi di Biringbulu, kabupaten Gowa.

Dalam perbincangannya, Kompol. Muh. Fajri mempersilahkan Bakri Wahid selaku korban untuk menceritakan awal mula permasalahan yang dihadapinya, disaksikan oleh H. Syafruddin selaku saudara kandungnya dan beberapa wartawan Media online, Bakri Wahidpun menceritakan awal mula permasalahannya hingga terjadi tindak penganiayaan yang dialaminya.

Tak sampai disitu, Kompol. Muh. Fajri lalu mempersilahkan penyidik dari Polsek Biringbulu untuk kemudiaan memaparkan alasan sehingga penanganan kasus yang ditanganinya kemudiaan diaanggap lambang oleh pelapor.

Setelah mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak, Kompol. Muh. Fajri lalu kemudian memberikan pemahaman kepada pelapor beserta keluarga tentang penanganan kasusnya, mendengar penjelasan Wakapolres tersebut nampak rasa legah terpancar dari raut wajah Bakri Wahid bersama keluarga.

Baca Juga  Gandeng Biddokes Polda Sulsel, Polres Gowa Laksanakan Rikkes Berkala

Kepada media ini, Bakri mengaku cukup puas mendengar penjelasan dari Wakapolres Gowa.

Mendengar penjelasan bapak tadi, saya merasa legah dan berterima kasih. karena apa yang selama ini kami pertanyakan akhirnya terjawab, sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Wakapolres Gowa.

Sementara Kompol Muh. Fajri kepada media ini menjelaskan, apa yang dilakukannya semata mata untuk memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat, serta memberikan penjelasan penanganan kasus melalui komunikasi secara terbuka antara kepolisian dan pelapor.

Proses ini boleh dikategorikan sebagai mediasi, yaitu memberikan pemahaman kepada pelapor bagaimana penanganan kasus yang dilaporkannya, jadi jangan ragu untuk menjalin komunikasi kepada kepolisian jika memang ingin mempertanyakan sejauh mana kasus yang dilaporkannya. ucap Wakapolres

Lebih jauh Kompol Muh Fajri menegaskan, jika merasa kasus yang dilaporkannya belum menemui kejelasan, silahkan pertanyakan, dan jika ada oknum yang berani bermain maka kami tidak akan segan segan untuk menindak tegas. tutup Wakapolres

Baca Juga  Kapolsek Manuju Tenangkan Keluarga Korban Tanah Longsor

ILHAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here