Tim Investigasi RJK bersama LSM Poros Rakyat Indonesia temukan Indikasi Korupsi dalam Pengerjaan Proyek Preservasi Jalan Pattallassang Burung Burung

732

SULSELBERITA.COM. GOWA - Terima pengaduan beberapa warga, Tim Investigasi Relawan Jurnalis Kemanusian bersama LSM Poros Rakyat melakukan pemantauan pekerjaan Preservasi jalan yang berada di jalan Poros Pattallassang Burung-Burung, kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Selasa (12/11/2019).

Dari hasil penelusuran Tim Investigasi, ternyata banyak ditemukan pekerjaan yang diduga kuat sarak praktik manipulasi mutu dan ukuran pekerjaan, terkhusus drainase yang dikerjakan PT.Konstruksi Agung.

Menyikapi hal tersebut Djafar Siddik Dg Ngemba selaku ketua Umum Poros Rakyat Indonesia mengatakan, "kami melihat ada unsur kesengajaan dalam mengurangi mutu campuran dipekerjaan ini, khususnya dipekerjaan Drenase sepanjang jalan Poros Pattallassang, Burung Burung ini.
Dalam pengerjaan ini, kwalitasnya sangat memprihatinkan karena banyaknya Drainase yang sudah rusak,padahal pekerjaan dimulai baru sekitar lima bulan yang lalu. Katanya

Djafar Siddik juga menambahkan "kami konfirmasi ke pak Fahri selaku pimpinan perusahaan ia mengatakan "bahwa pekerjaan itu tetap akan dibenahi yang rusak"
Tapi, bahwa jika pekerjaan Drenase yang sudah dari mutu campuran yang rusak maka secara keseluruhan pekerjaan itu sudah jelas tidak bisa diterima dan kami berharap pihak TP4D dan TIPIKOR kejaksaan Tinggi dan POLDA SULSEL secepatnya turun langsung melihat, jangan ada pembiaran kegiatan proyek asal menghabiskan uang Negara yg ujung ujungnya hasil pekerjaan tidak memenuhi unsur pokok dari bestek.tutup Djafar Siddik.

Pengerjaan Preservasi jalan ruas ini diketahui mulai dikerjaan tanggal 11 juli 2019, dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 13.245.551.000, yang bersumber dari APBD TK.1, dengan pengerjaan selama 165 Hari Kerja.

Baca Juga  Tim PEGASUS Polsek Pancur Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan dalam Tempo Satu Jam
Advertisement

Team RJK vs Poros Rakyat

Advertisement
BAGIKAN