Sindikat Jual Beli Proyek, di Duga Libatkan Pejabat Dinas PU Takalar

898

SULSELBERITA.COM. Takalar - Berbagai cara bisa dilakukan untuk melakukan korupsi, termasuk salah satunya adalah jual beli proyek dengan angka/persen tertentu dari nilai kontrak pekerjaan.

Salah satunya adalah yang terjadi pada Dinas PU Takalar, dimana hal tersebut di duga melibatkan beberpa Oknum Pejabat di Dinas Tersebut, Bukan hanya proyek Fisik saja yang dijual ke rekanan, tetapi proyek pengawasan pun juga ikut  di perjual belikan.

Terungkapnya kasus ini, berkat pengakuan dari beberapa kontraktor dan rekanan, yang mengaku telah menyetor sejumlah uang kepada oknum pejabat Dinas PU Takalar, jumlahnya bahkan tidak main main, ada yang sampai Ratusan juta rupiah.

Advertisement

"Sudah naambil duluanmi uang nya, jauh jauh hari sebelumnya (sambil menyebutkan nama salah seorang pejabat di Dinas PU Takalar), karena tidak bisaki dapat proyek kalau tidak dibayar". Ungkap salah seorang kontraktor yang meminta agar namanya tidak ikut dimediakan beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga  Kades Tope Jawa Bantah Jalan Paving Blok di Desanya Rusak dan Anggarannya Rp 200 Juta

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang konsultan pengawas, "Saya bayar 10 juta untuk bisa kerja pengawasan proyek betonisasi, yang ambil itu salah seorang pejabat di PU, (Sambil menyebutkan salah seorang Pejabat lainnya)". Ungkap konsultan ini yang juga meminta agar namanya dirahasiakan.

Bahkan ada informasi yang diperoleh, jika bukan hanya kontraktor Takalar yang dipungut Fee, ada juga kontraktor dari kab.Bantaeng.yang dananya sudah diambil bertahun tahun sebelumnya, barulah tahun ini dapat proyek di Dinas PU Takalar.

Bersambung.

Advertisement
BAGIKAN