Harga Lobster Nelayan Anjlok, Legislator PKS Takalar Minta Pemerintah Kaji Biaya Kargo Pesawat yang Terlalu Tinggi

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar –  Salah satu hasil laut yang selama ini menjadi komoditas eksport dan cukup menggiurkan para nelayan di negeri ini adalah Lobster, selain harganya yang lumayan tinggi, juga mudah untuk di budidaya.

Hal tersebut membuat banyak nelayan di Kab.Takalar saat ini tengah beralih profesi dengan menggeluti budidaya lobster, namun belakangan ini harga lobster ditingkat nelayan mulai anjlok, dan tak menentu.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Menyikapi hal tersebut, Ahmad Jais salah seorang anggota legislator Takalar dari partai PKS angkat bicara, Legislator muda yang dikenal cukup merakyat dan dekat dengan masyarakat terutama dari kalangan petani dan nelayan, meminta agar pemerintah mengkaji tingginya biaya kargo pesawat.

“Kami meminta agar pemerintah Mengkaji biaya kargo pesawat yang terlalu tinggi, dan akhirnya berdampak pada anjloknya harga pasaran lobster di tingkat  petani  Harga lobster kini sudah dibawah  500 ribu ukuran 500 gram sampai 1 kg, jauh turun dari harga sebelumnya”. Ujar Jais.

Pos terkait