SULSELBERITA.COM. Takalar – Suasana penghitungan Rekap Suara tingkat kecamatan yang tengah berlangsung dikantor kec.Polut berlangsung panas dan tegang, pasalnya beberapa saksi partai terus melakukan protes hingga terjadi perdebatan yang cukup alot.
Perdebatan dan protes saksi dipicu oleh salinan C1 KWK dan C1 Hologram yang dipegang oleh PPS terjadi beberpaa perbedaan jumlah perolehan suara, sehingga saksi saksi partai meminta agar C1 Plano di buka untuk memperlancar rekapitulasi suara di kecamatan, tetapi pihak penyelenggara PPK menolak dengan alasan terlalu banyak kotak yang mau di hitung.
“Kami maunya C1 Plano dibuka untuk memperlancar penghitungan rekapitulasi, jangan ada yang ditutupi, supaya ini berlangsung transfaran dan akuntabel”, Ujar Dg Tiro yang merupakan saksi dari Partai Golkar,
Sama halnya dengan saksi dari Partai PKS, Sarni, juga ikut berdebat dengan pihak PPK, “Kita cari keadilan, masa ada pergeseran suara antara Caleg satu ke Caleg yang lain, pihak penyelenggara jangan mengambil keputusan kalau tidak ada C1 Planonya, intinya jangan menyepakati sesuatu secara sepihak, tidak ada keadilan kalau begini”.Tegas Sarni dengan nada tinggi. Minggu, (21/4/2019).
“Contohnya ada pergeseran suara dari caleg satu ke caleg lain, tapi kok pihak PPK tidak mau membuka C1 Plano”, Ungkap Sari kembali. Sementara kordinator Saksi PKS, Analiana mengatakan, “Kami bertanggung jawab untuk keadilan semua caleg, bukan hanya caleg tertentu di Partai kami”.Ujarnya.





