Kejari Bukit Tinggi Akhirnya Tetapkan Tersangka Kasus Dana Hibah KNPI Tahun 2012

0
347

SULSELBERITA.COM. Bukit Tinggi - Belum sebulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negerj Bukit Tinggi, Fery Tass langsung membuat gebrakan dengan menggenjot penyidikakan kasus dugaan korupsi dana hibah KNPI tahun 2012. Hasilnya, Kejari Bukit Tinggi telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus tersebut.

Meskipun telah menetapkan seorang tersangka. mamun tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya, karena masih banyak saksi-saksi yang dipanggil terkait kasus tersebut.

Penetapan tersangka dalam kasus KNPI ini, di ungkapkan langsung oleh Reza, yang tak lain adalah Kasipidsus Kejari Bukittinggi. Kepada awak media, Reza mengungkapkan bahwa Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi sudah menetapkan seorang tersangka, namun tidak tertutup kemungkinan tersangka akan bertambah.

"Saat ini belum bisa kita sebutkan nama dan inisial tersangkanya, karena saat ini masih dilakukan proses pemberkasan akhir terhadap tersangka," ujarnya. Rabu, (6/2/2019).

Baca Juga  Sebut Untuk Ongkos Bupati Takalar Ke Korea, Direktur PT Lontara Jaya Sakti Hampir Tertipu 100 Juta

Perlu diketahui, saat ini pihak Kejari Bukittinggi masih akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi dan tersangka untuk dibuatkan Berita Acara perkaranya (BAP). Namun diantara saksi-saksi yang sudah dipanggil tersebut, sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka hingga selesai pemberkasan akhir.

"Setelah itu semua selesai, tim penyidik akan menentukan apakah akan dilakukan upaya penahanan atau tidak. Tiba saatnya pasti akan kita sampaikan nama dan atau inisial tersangka". Tambah Reza.

Saat ini Kejaksaan Negeri Bukittinggi sudah buat resume dan akan dilakukan penyitaan alat bukti lain dan penggeledahan dilokasi lokasi pencairan dana mengalir. Ketika ditanya dimana saja lokasi penyitaan alat bukti lain dan penggeledahan, Reza menjawab, bisa dimana saja, bisa di Pemko Bukittinggi, bisa di Sekretariat KNPI Bukittinggi bisa di Badan Keuangan, pokoknya dimana awalnya dana ini mengalir sebelumnya. Bulan Februari ini akan dilakukan penggeledahan dan penyitaan alat bukti.

Baca Juga  Komisi II DPRD Takalar, Tuding Perusda Takalar "Lecehkan" Institusi DPRD

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Fery Tass yang di konfirmasi terkait penetapan tersangkan dakam kadus KNPI tersebut, membenarkannya, " Iya memang benar, sudah ada satu orang yang sudah kita naikkan statusnya srbagai tersangka, apakah akan ada tambahan tersangka lain, kita tunggu saja hasil penyidikan selanjutnya" Ujar Fery Tass melalui Aplikasi Whatshapp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here