PMI Sulsel Gandeng PDAM Takalar, Bantu Saluarkan Air Bersih di Kab.Jeneponto

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Pasca banjir besar yang melanda Kab.Jeneponto dan beberapa kabupaten lainnya yang ada di Sulsel, membuat korban terdampak banjir kesulitan mendapatkan air bersih, termasuk beberapa Desa yang ada di Kab.Jeneponto.

Sebagaimana di ketahui, Kab.Jeneponto adalah salah satu kabupaten yang cukup parah dalam bencana banjir kali ini, yang mengakibatkan korban materi dan korban jiwa, bahkan ribuan warga harus hidup dalam pengungsian.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kondiai ini berdampak pada kurangnya suplay air bersih, karena PDAM Kab.Jeneponto juga ikut .engalami kerusakan, sehingga suplay air bersih terganggu.

Menyikapi kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Prov.Sulsel, bergerak membantu air bersih warga jeneponto yang ada di pengungsian, dengan menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kab.Takalar untuk mensuplay kebutuhan air bersih ribuan pengungsi. (Senin, 28/1/2019).

“Pihak PMI Sulsel mengajak kami pihak PDAM Takalar bekerjasama untuk membantu korban banjir di Jeneponto, dengan mensuplay kebutuhan air bersih, karena saat ini, salah satu yang paling dibutuhkan oleh para korban di jeneponto adalah air bersih”.Ujar Muslimin salah seorang pegawai PDAM Takalar. (Senin, 28/1/2019).

Hal tersebut dibenarkan oleh Dirut PDAM Takalar, Jamaluddin Nombong, “Iya memang benar, kami bekerjasama dengan PMI Sulsel membantu Air bersih untuk para korban banjir di Jeneponto”. Ujarnya.

Pos terkait