Peduli Warga yang Belum Miliki E-KTP, Camat Polsel Minta Dukcapil Lakukan Perekaman di Desa dan Kelurahan

236

SULSELBERITA.COM. Takalar - Menanggapi masih banyaknya warga kec.Polsel yang belum memiliki KTP Elektrik, ditindak lanjuti oleh Camat Polsel Drs.Muh.Rusli, dengan berkordinadi dengan semua Kades dan Lurah yang ada di Kec.Polsel, dan meminta agar pihak Dinas Dukcapil turun langsung ke Desa Desa dan Kelurahan untuk melakukan perekaman.

Dari hasil pantauan awak media hari ini, ( Kamis, 20/12/2018), di kantor kelurahan Pabbundukang, kec.Polsel, nampak antusiasme ratusan warga yang antri untuk melakukan perekaman, nampak pula Camat Polsel bersama 4 orang Kades/Lurah yang ikut memantau kegiatan perekaman yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Dukcapil Takalar tersebut.

Dari data yang diberikan oleh Camat Polsel, khusus untuk wilayah kecamatan Polsel, masih ada sekitar 1.273 warga yang belum melakukan perekaman e-KTP, yang tersebar di 10 Desa/Kelurahan yang ada.

Baca Juga  Kolaborasi Cegah Covid-19, Kapolres Takalar Bersama DPD GoWa-Mo Takalar Berbagi Masker dan Hand Sanitizer
Advertisement

Camat Polsel Drs. Muh.Rusli, yang di konfirmasi terkait hal tersebut, membenarkannya "iya memang benar saat ini di kecamatan Polsel masih ada lebih seribu warga yang belum melakukan perekaman, makanya kami punya inisiatif bersama lurah dan Kades berkordinasi dengan pihak Dinas Dukcapil untuk melakukan perekaman di setiap lurah dan Desa se-kec.Polsel". Ungkap Rusli. (Kamis, 20/12/2018).

Lanjut dijelaskan Rusli, "Harapan kami, mudah mudahan warga yang belum memiliki e- KTP secepatnya bisa memilikinya, karena 2019 ini kan warga yang tidak memiliki KTP elektrik otomatis tidak bisa menggunakan hak pilih nya pada Pemilu mendatang, yang kedua, persyaratan wajib setiap pengurusan administrasi di mana saja, harus memiliki KTP, kasian warga kalau tidak bisa di layani". Tutup.Muh.Rusli.

Baca Juga  Ketahanan Pangan Polri, Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono Tanam 5000 Bibit Melon

Kegiatan perekaman yang berlangsung kali ini, dipimpin langsung oleh Kabid Pencatatan dan Kependudukan Dinas Dukcapil Takalar Ayatullah Rawatib, bersama 3 orang anggotanya.

"Ini implementasi kebijakan kependudukan dari layanan yang bersifat stelsel passif, ke layanan model stelsel aktif. Jadi ini Layanan jemput bola
sebagai upaya mendekatkan layanan.dasar dimasyarakat, Ini layanan dasar yang harus.di supporting dengan anggaran APBD yang signifikan dalam peningkatan kualitas layanannya" Jelas Ayatullah kepada Awak media ini melalui Aplikadi Whattshapp. (Kamis, 20/12/2018).

Advertisement
BAGIKAN