Kades Cakura Berikan Bantuan Pada Warga Desa Moncong Komba Yang Jadi Korban Gempa Palu

638

SULSELBERITA. COM.  Takalar - Kepala Desa Cakura bersama rombongannya yang terdiri dari Kadus Cakura, Ketua Karang Taruna Cakura, dan tokoh pemuda mengunjungi salah satu warga Dusun La'nyara Desa Moncongkomba Kec. Polsel Kab. Takalar yang menjadi korban bencana alam Kota palu. (Jumat, 12/10/2018).

Kedatangan Kepala Desa Cakura Nurdiansyah, S.Pd. Dg Ngemba bersama rombongannya tersebut,  di sambut haru oleh pihak keluarga korban dan kepala Dusun la'nyara Basri Dg Situju.

Kepala Desa Cakura tersebut, mengaku  turut berduka atas bencana yang melanda keluarga Dg Beta dalam hal ini anak, menantu dan cucunya, olehnya itu Kades Cakura bersama rombongan memberikan bantuan logistik berupa sembako, indomie dan air mineral kepada korban.

"Kami atas nama pemerintah Desa Cakura turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga bapak/ibu, olehnya itu kami memberikan bantuan alakadarnya semoga Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran" tutur Nurdiansyah, S.Pd. Dg Ngemba.

Baca Juga  Sertu Munawar Jalin Komsos Dengan Pejabat Lurah Kelurahan Kadipiro yang Baru

Korban juga mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut karena menyaksikan langsung air setinggi 4-6 Meter di atas permukaan tanah.
"Istri dan anak saya sempat berpisah saat kejadian itu, istri dan anak saya saat itu berada di salah satu stasiun televisi lokal tempat iya bekerja namun saat gedung itu mulai goyang istri saya panik dan lari menyelamatkan diri sehingga berpisah dengan anak saya, 2 hari kemudian barulah saya dapat kabar kalau anak saya di selamatkan oleh rekan kerja istri saya. kami akan kembali kesana setelah keadaan sudah membaik" ujar menantu Dg Beta ini.

Keluarga korban dan bapak kepala dusun la'nyara menyampaikan terima kasih yang sangat mendalam kepada Bapak Kepala Desa Cakura yang telah memberikan bantuan logistik berupa sembako, indomie dan air mineral kepada korban meskipun secara administrasi kami bukan warganya..

Baca Juga  Korp Brimob Polri Sambangi Panti Asuhan Al-Wahidan Bogor

warga dusun la'nyara yang terdampak gempa dan tsunami terdiri dari 2 Kepala Keluarga yang berjumlah 7 orang.

Advertisement
BAGIKAN