Pemkab Takalar Prioritaskan Anak Korban Gempa Palu Sekolah di Takalar Tanpa Mengeluarkan Biaya

290

SULSELBERITA.COM. Takalar - Sepekan pasca gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Dinas Sosial Kabupaten Takalar mencatat sekitar 200 orang korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah telah tiba di Takalar, Sulawesi Selatan.

Korban gempa tersebut merupakan warga asal Takalar yang merantau di Palu, namun berhasil selamat dalam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) yang lalu.

Pemerintah kabupaten Takalar menyambut para korban bencana alam ini dengan memberikan bantuan secara langsung berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.

Selain bantuan logistik, Pemkab Takalar juga  akan menyiapkan tempat tinggal sementara jika ada salah satu korban yang tidak memiliki kerabat atau keluarga untuk menumpang di Takalar.

Baca Juga  Sekat-RI DPD Sul-Sel Adakan Pelatihan Jurnalistik dengan Tema "Meramu Informasi Menjadi Berita"

"Sejauh ini sudah banyak warga kita yang terkena dampak gempa dan tsunami di Palu kembali ke Takalar. Masing-masing kembali dan menumpang di rumah keluarganya. Kalaupun kedepan ada warga yang tidak memiliki tempat untuk menumpang tinggal, maka dari Pemkab Takalar akan menyediakan tempat bagi mereka. Disini tugasnya  kepala desa dan lurah untuk melaporkan kalau misalnya ada korban yang tidak memiliki tempat tinggal sementara," Jelas Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Arsyad, MM, disela-sela ketika Ia meninjau logistik yang akan dikirim ke Palu. Jumat (5/10/2018) sore.

Selain menyediakan tempat tinggal sementara, Pemkab Takalar juga akan memprioritaskan bagi anak-anak korban gempa tersebut untuk melanjutkan pendidikan di Takalar khususnya yang masih duduk dibangku sekolah dengan sistem sit in.

Baca Juga  New Normal Bukan Berarti Pandemi Berakhir, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

"Saat ini kan banyak yang anak-anak korban gempa dan tsunami di Palu yang berada di Takalar putus sekolah. Tentunya untuk bersekolah kembali, membutuhkan surat keterangan pindah dan itu tidak mungkin karena kondisi mereka. Sehingga Pemkab Takalar, akan memberikan perlakuan khusus bagi mereka ini untuk bersekolah kembali. Seperti sistem sit in lah," Kata Arsyad.

Arsyad menambahkan bahwa Pemkab Takalar akan membantu para korban gempa asal Takalar baik yang telah tiba di Takalar maupun yang masih berada di tempat penampungan di Palu, Sulawesi Tengah.

Advertisement
BAGIKAN