Ketua Komisi 1 DPRD Takalar Desak Pemda Segera Cairkan TPP

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Takalar, Ilham Jaya Torada meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Takalar untuk segera mencairkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ilham mengatakan, bahwa TPP ini sudah diatur di APBD 2018 dan tahun 2017 lalu sudah berlaku. Sehingga Ilham mendesak Pemda Takalar untuk segera mencairkan TPP karena sampai hari ini, belum cair. “Itu anggarannya Rp 1.250.000 per bulan. Sekitar 4.000 sampai 5.000an pegawai negeri,” ujarnya, Senin (10/9/18).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Ilham mengaku, masalah TPP ini sudah banyak dikeluhkan oleh ASN di Takalar. Dan sudah jauh hari Wakil Bupati Takalar telah berjanji untuk segera mencairkan dana TPP. Karena pihak Pemda telah berjanji, maka Ilham menyarankan agar Pemda segera merealisasikan janjinya itu.

“Ketka Apel minggu lalu, pegawai sudah berteriak ‘TPP, TPP’, karena wakil bupati sudah berjanji mau bayarkan. Maka ini yang saya minta kepada Pemda bahwa jangan hanya janji,” bebernya.

Ilham merasa punya kewajiban untuk mengingatkan Pemda agar mencairkan TPP. Sebagai legislator di komisi 1 Partai Hanura, Ilham berkewajiban mengawasi produk-produk hukum Peraturan Daerah (Perda). Apakah Perda itu sudah dilaksanakan dengan benar atau tidak. Sehingga masalah pencairan TPP ini juga perlu dia awasi realisasinya.

“Kalau Pak Wabub berjanji akan secepatnya dibayarkan, ini bukan lagi secepatnya, karena ini sudah bulan 9. Sudah mau hampir berakhir penganggaran belum dibayarkan, apa alasannya Pemda?” tandas legislator yang akrab disapa Bang Ilo.

Pos terkait