Terkait di Polisikannya Salah seorang Oknum Kadernya, Ketua PB Hipermata Angkat Bicara

742

SULSELBERITA.COM. Takalar - Seperti yang diberitakan oleh media ini sebelumnya, dimana salah seorang oknum kader Hipermata yang di duga telah melakukan pelecehan terhadap Media online Tri alief pada salah satu comentar di media sosial facebook, atas sebuah postingan berita yang menyorot Plt Sekda Takalar, dimana yang bersangkutan menuliskan komentarnya "Media Setan, sama yang punya",  Komentar tersebut, otomatis langsung disikapi pemilik Media Online Tri Alief Sahid Siriwa, dengan melaporkan yang bersangkutan ke pihak kepolisian.(Jumat, 3/8/2018).

Kasus ini bermula saat Sahid Siriwa  (pelapor) memposting sebuah berita di group diskusi  Kabar Takakar, yang mana memberitakan Plt Sekda Takalar saat di hubungi via telpon ternyata dijawab oleh seorang perempuan, yang ternyata menarik perhatian banyak anggota group, lalu beramai ramai mengomentari postingan tersebut, termasuk Fahmi Husain yang belakangan diketahui sebagai salah seorang Kader Hipermata,

Baca Juga  ITMT Indonesia Gelar Lomba Mewarnai Tingkat PAUD/TK dan SD (1-3) Se-Kota Makassar

Menyikapi hal itu, Subair selaku ketua PB Hipermata pun angkat bicara,  karena menurutnya masalah ini juga menyangkut nama organisasi yang di pimpinnya, "Menyikapi hal tersebut, kami menegaskan selaku Pengurus Besar HIPERMATA bahwa dengn kejadian ini media harus punya kajian yg komprehensif agar tidak bersifat menyeluruh, kami sebagai kader Hipermata merasa bahwa lembaga kami seakan tidak mendidik, namun mari kita pahami bersama, dari tahun 1964 sampai saat ini, kami tidak pernah menanamkan sesuatu yang buruk bagi setiap calon kader" Jelas Subair (Jumat malam, 3/8/2018).

Lanjut di katakan Subair kembali "Jadi mohon maaf, media harus membedakan antara oknum dengn lembaga, jika menganggap bahwa lembaga kami seakan tidak mendidik, maka kami selaku kader merasa tertantang dengn mengaitkannya nama lembaga Hipermata, memyarankan kepada media terkait dalam menyikapi atau mempertanyakan sebuah permasalahan agar kiranya menghubungi di jam kerja bukan di saat jam malam". Kunci Subair.

Baca Juga  Kabupaten Takalar di Sinyalir Jadi Surga Bagi Penambang Liar
Advertisement
BAGIKAN