Aksi Demonstrasi Siap Jemput Kedatangan Presiden Jokowi Di Takalar

1495

SULSELBERITA.COM.Takalar - Persiapan kedatangan presiden RI Joko Widodo yang merupakan orang no satu di republik ini ke Takalar, terus dilakukan oleh pihak panitia, bahkan gelar pasukan TNI dan POLRI, hari ini juga terpantau di lapangan Makkatang Dg Sibali Kab.Takalar. (Rabu, 14/2/2018).

Gelar pasukan tersebut bertujuan untuk memperkuat pengamanan, dan mensterilkan lokasi kunjungan orang No satu di Republik ini.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wakpolres Takalar Kompol Idris mengatakan, pihaknya bekerja sesuai protap yang sudah ada, agar saat kedatangan Jokowi, tidak ada yang boleh masuk tanpa dilengkapi dengan kartu tanda pengenal.

Advertisement

“Personil kepolisian berada di Ring 3 tugasnya untuk mengawasi dan mensterilkan sepanjang jalan dilewati oleh Presiden Jokowi, ” jelasnya. (Rabu, 14/2/2018)

Lanjut dijelaskan lagi "Semenatara untuk Ring 2, adalah TNI yang sebagai tim pengendali dan RIN 1 berada di lokasi kunjungan Presiden dan nanti ada pasukan tirai dari personil Kesatuan Yonif 726 Tamalatea dengan menggunakan baju batik". Jelas Idris.

Baca Juga  Nyatakan P-21, Sat Reskrim Polsek Pallangga Limpahkan Kasus Tiga Pelaku Pencurian Ke Kejari Sungguminasa

Sementara itu, Lembaga Aspirasi Pelajar Mahasiswa Indonesia (APMI) dalam menyikapi rencana kedatangan Presiden RI tersebut, berencana akan menyambutnya dengan aksi demonstrasi.

Seperti yang diketahui, Kunjungan Presiden Jokowi di Kabupaten Takalar pada hari Kamis (15/2/2018) tersebut, untuk menyerahkan 5000 sertifikat. “Kami akan menyambut aksi demonstrasi karena kami menilai empat tahun kepemimpinan pak Jokowi sebagai Presiden RI, masih jauh dari harapan warga Indonesia,” kata Korlap, Anas Fahreza, Selasa (14/2).

Dimana kata dia, banyak sekali kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla yang tidak pro dengan rakyat kecil.

“Seperti dilakukannya impor beras dari luar negeri, padahal keadaan dan stok pangan kita masih stabil. Ini kan merupakan penghianatan bagi petani di Indonesia,” tegas Anas Fahreza.

Baca Juga  Habiskan Anggaran Ratusan Juta, Program KOTAKU di Gowa menuai Protes dari Masyarakat

Sementara itu, Asman yang menjadi penanggung jawab aksi, kepada awak media ini mengatakan " Hari ini kami sudah memasukkan surat penyampaian aksi ke pihak Polda Sulsel dan Polres Takalar, dalam aksi kami, selain akan mengangkat issu nasional, kami juga akan mengangkat issu lokal, terutama kami akan mengadukan ke pak jokowi tentang nasib ribuan honorer di Takalar yang di pecat oleh pihak Pemda, serta masalah tambang liar yang ada di Takalar". Ungkap Asman.

 

Advertisement
BAGIKAN