Setelah Tutup Kantor Desa, Kini Warga Sampulungan Adukan PLT Kades Ke DPRD Takalar

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Setelah melakukan penutupan kantor Desa Sampulungan Kec.Galesong Utara Kab.Takalar, oleh warga beberapa hari yang lalu, ternyata kisruh dan polemik pemecatan staf perangkat desa dan kepala dusun yang dilakukan oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Sampulungan terus bergulir.

Hari ini (Senin, 5/2/2018) sejumlah Tokoh masyarakat dari Desa Sampulungan  mengadukan Plt Desanya ke Komisi 1 DPRD Takalar, terkait ulah sang Plt yang dituding bersikap arogan melakukan pemecatan terhadap Aparat Desa yang kini di pimpinnya.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

” Pasca pemecatan 8 staf perangkat Desa Sampulungan, kondisi dan suasana desa sudah tidak kondusif lagi, bahkan imbas pemecatan itu, kantor Desa Sampulungan sudah sepekan disegel warga Sampulungan,” kata Mizwar Tomas Sampulungan usai diterima anggota DPRD Takalar dari Komisi 1, Senin (5/2/2018).

Selain mengadukan perihal pemecatan tersebut, Tomas Sampulungan juga mengkuatirkan akan adanya potensi konflik jika aksi pemecatan tidak ditanggapi oleh pemerintah Kabupaten.
olehnya
” Kami kuatirnya, jika aksi pemecatan ini menjadi pemicu konflik diSampulungan, olehnya itu melalui rapat dengan Anggota Komisi 1, Kami mendapat jawaban dari pemerintah,” Tandas Mizwar.

Kedatangan Tokoh masyarakat Desa Sampulungan diterima oleh Wakil ketua komisi 1, H Nurdin HS dan Sekretaris Komisi 1, Husnia Rahman.

Pos terkait