Resimen 22 Tuding DPRD Takalar Setengah Hati Perjuangkan Rakyat Kecil

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Ketua resimen 22 Sekaligus Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Takalar, Abdullah Hasan bereaksi cukup keras, atas hasil rapat Badan Anggaran (Bangar) DPRD Takalar, yang hanya mengakomodir 11 program dari 22 program  unggulan Bupati Takalar terpilih.

Abdullah Hasan Menilai DPRD Takalar Setengah Hati Memperjuangkan Rakyat, menurutnya, Anggota DPRD Takalar dalam memperjuangkan Rakyat Kecil dalam Hal ini petani, kembali mendapat Ujian di Dalam pembahasan APBD Takalar Tahun 2018, Salah satunya dalam merealisasikan P22 1 Ekor Sapi Setiap KK.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Kami sangat heran dengan Para Anggota Dewan Yang terhormat yang Gaji sudah di Naikkan tapi masih saja Tidak Pro Kepada Rakyat, Apa susahnya menerima program pengadaan sapi 3000 ekor padahal APBD Takalar nilainya antara 1.1 s/d 1.2 T… kan nilainya 3000 ekor x 8 juta: 24 Miliar. 24 Miliar dibagi 1200 Miliar = 0.02 atau 2 % saja, apa yg membuat mereka tidak respon” ungkap Abdullah Hasan kesal.

“Pilkada sudah selesai, hendaknya legislatif memberi keteladanan bahwa sekarang ini, waktunya memperjuangkan kepentingan rakyat dan semua P22 itu betul betul menyentuh rakyat, bukan lagi pendukung Bur dan pendukung SK”.ujar Abdullah Hasan kembali.

“Kalo mereka hanya ingin 100 ekor saja, artinya cuma 100×8 Juta  =800 Juta saja,
Tidak layak wakil rakyat menghalangi program untuk kesejahteraan rakyat, kami akan mengawal Program ini sampai Rakyat mendapatkan haknya, kalo perlu kami akan menyuarakan penolakam terhadap Anggota DPRD untuk tidak di pilih lagi pada Pemilu legislatif 2019 yang akan datang”.Tutup Abdullah Hasan. Minggu. (5/11/2017).

Pos terkait