Buka Peluang Kerja ke Jepang, Pemkab Takalar Siapkan Program “1 Desa 1 Pemuda”

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar — Pemerintah Kabupaten Takalar membuka peluang kerja bagi generasi muda daerah untuk menembus pasar tenaga kerja Jepang, khususnya kebutuhan tenaga pengemudi yang diproyeksikan mencapai 1.000 orang dalam tiga tahun ke depan.

Peluang tersebut dibahas Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama pengurus LPK Yayasan Shin Indonesia Sulawesi Selatan, Alimin Badabi, dan jajaran pengurus dalam pertemuan di Hotel Mercure, Makassar, Kamis (24/9/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Pembahasan tidak hanya soal penempatan, melainkan menyeluruh mencakup keterampilan mengemudi, kelengkapan administrasi, pembekalan, kemampuan berbahasa Jepang, serta pemahaman budaya dan etika kerja di Jepang.

“Yang paling penting adalah memastikan anak-anak kita benar-benar siap. Mereka harus memiliki keterampilan, memahami budaya kerja, menguasai bahasa, serta memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan,” tegas Daeng Manye.

Pemkab Takalar berencana menghadirkan pusat pelatihan bahasa Jepang dan keterampilan mengemudi di wilayah sendiri, sehingga calon pekerja tidak perlu menempuh persiapan di luar daerah. Kerja sama antara lembaga pelatihan dan perusahaan penempatan tenaga kerja di Jepang juga sedang disusun agar proses berjalan lebih terarah.

Khususnya, Pemkab Takalar meluncurkan program “1 Desa 1 Pemuda”, yang membiayai persiapan pemuda dari setiap desa untuk mengikuti pelatihan kerja ke Jepang. Para pemuda yang berminat diimbau segera mendaftar melalui pemerintah desa masing-masing.

Langkah ini diharapkan tidak sekadar membuka akses kerja ke luar negeri, melainkan menjamin kualitas dan kesiapan generasi muda Takalar agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Pos terkait