Operasi Sebra Di Bulukumba Berujung Maut

1445

SULSELBERITA.COM. Bulukumba - Masyarakat Sulsel kembali heboh, pasalnya, saat ini operasi Zebra sedang di langsungkan oleh pihak kepolisian secara serentak di seluruh Indonesia,  termasuk di Kabupaten Bulukumba. Namun rupanya, sebuah insiden yang tak di sangka sangka terjadi, seorang pengguna jalan atas nama Zainal Abidin (19) Warga Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, akhirnya tewas di Rumah Sakit Faizal Makassar, Minggu (5/11/2017) siang.

Zainal diduga tewas, akibat dianiaya oleh seorang Oknum Polisi Satlantas Polres Bulukumba saat menggelar Operasi Zebra. Zainal sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Faizal, Makassar, namun nyawanya tak terselamatkan

Dahlia ibu korban, kepada awak media mengatakan, bahwa anaknya meninggal dunia akibat  luka dikepala yang di deritanga, anaknya sempat koma dan tak sadarkan diri akibat hantaman benda tumpul di kepalanya.

Baca Juga  Barbar...Oleh Sekelompok Orang di Nabire Papua, Nyawa Seekor Babi Lebih Berharga Dari Nyawa Manusia
Advertisement

“Anak saya mengalami muntah sebanyak 5 kali setelah itu langsung koma dan di bawa ke puskesmas terdekat, selanjutnya ke Rumah Sakit Umum Daerah Bulukumba karena kondisinya semakin parah sehingga dirujuk ke RS Faisal,” ujar Dahlia kepada wartawan.

Kronologis kejadian yang menimpa Zainal, menurut keterangan ibunya. menjelaskan  "Berawal saat anak saya bersama rekannya berboncengan hendak menuju Kota Bulukumba, namun di pertengahan jalan, tepatnya di daerah Tabuttu, sedang berlangsung  sweeping Operasi Zebra, saat dihentikan oleh petugas Lantas, korban berusaha melarikan diri, kuat dugaan, saat itulah anak saya mendapat kekerasan, berupa pukulan Handy Talky (HT) di kepala bagian belakang oleh oknum Polisi tersebut" tutur Dahlia sedih.

Sementara itu, kasat lantas Polres Bulukumba, AKP Muhtari yang di konfirmasi terpisah oleh salah satu awak media, mengatakan "Untuk sementara masih dalam proses penyelidikan, oknum polisi yang dimaksud,  kini dalam pemeriksaan  Propam,” ujarnya.

Baca Juga  Sosialisasi TP4D Terhadap Pengelolaan Dana Desa, Kades Pa'rappunganta Tuding Polres Dan Kodim Justru Tidak Transfaran Dalam Penggunaan Anggaran

 

Advertisement
BAGIKAN