Tak Terima Kehilangan Jabatan, Mantan Kepala BPBD Takalar Akan Tempuh Jalur Hukum

1319

SULSELBERITA.COM. Takalar - Saharuddin Siriwa Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, yang namanya juga ikut masuk dalam daftar mutasi pejabat eselon III dan IV Pemkab Takalar beberapa hari yang lalu, terkesan tidak terima dan menuding mutasi yang dilakukan pemkab Takalar tersebut, banyak terjadi keanehan dan kejanggalan.

Keanehan dan Kejanggalan yang dimaksud oleh Saharuddin Siriwa tersebut, salah satunya yakni adanya  perbedaan SK yang dibacakan oleh Sekda Takalar Nirwan Nasrullah di depan para pejabat yang di mutasi dengan SK dari Kementerian Dalam Negeri.

“Indikasi semakin kuat, karena sampai hari ini, saya belum terima SK itu. Bahkan beberapa orang belum terima SK mutasinya,”kata Saharuddin, kepada salah satu awak media di rumahnya,  Rabu (25/10/2017).

Baca Juga  Bersama Tim Anti Bandit, Kapolsek Tinggimoncong Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Motor
Advertisement

Atas kejadian ini, Saharuddin mengaku akan menempuh jalur hukum.

“Sebagai warga negara di negara hukum, saya akan menempuh jalur hukum. Gugatan di PTUN Makassar segera kami layangkan,”katanya.

Untuk diketahui, Saharuddin dimutasi dari Kepala BPBD menjadi sekretaris SATPOL PP dan Damkar. Saharuddin merupakan satu dari puluhan nama yang kena mutasi pada minggu lalu.

Pada mutasi tersebut, Sebanyak 54 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kepangkatan dilantik oleh Sekretaris Kabupaten Takalar, Nirwan Nasrullah, Rabu (18/10/2017).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di ruang aula kantor Bupati Takalar tersebut,  dihadiri oleh Ketua DPRD Takalar, HM Jabir Bonto, serta sejumlah pimpinan SKPD yang ada di daerah ini.

Advertisement
BAGIKAN