SULSELBERITA.COM. TAKALAR – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Takalar bergerak cepat mempercepat pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan daerah. Langkah ini diperkuat melalui penandatanganan Komitmen Akselerasi Pengembangan Destinasi Wisata Alam, yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemerintah kecamatan se-Kabupaten Takalar.
Kepala Disparpora Takalar, H. Darwis Ewa, MM, menegaskan kemajuan pariwisata tidak bisa dijalankan sendiri oleh satu dinas saja, melainkan butuh sinergi menyeluruh antar unsur pemerintahan.
“Takalar menyimpan potensi wisata alam yang luar biasa besar. Potensi ini tidak akan berkembang maksimal jika hanya Disparpora yang bekerja. Oleh karena itu, kolaborasi dan komitmen bersama seluruh OPD serta pemerintah kecamatan menjadi kunci utamanya,” ujar Darwis.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye untuk mendorong pariwisata sebagai sektor penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, komitmen ini akan diperkuat lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) guna menetapkan peran masing-masing instansi secara jelas.
Pihak yang menyatakan komitmen meliputi Disparpora, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Perikanan, Satpol PP, serta seluruh camat se-Kabupaten Takalar.
Darwis menekankan posisi camat sangat strategis sebagai garda terdepan, karena seluruh destinasi wisata berada di wilayah kewenangan mereka dan paling memahami kondisi lapangan.
Selain kerja sama pembangunan, Disparpora juga mendukung langkah inovasi Bupati dengan mengajak seluruh ASN mempromosikan tujuh destinasi unggulan lewat pemasangan logo destinasi sebagai foto profil WhatsApp.
“Promosi ini sederhana, murah, tapi dampaknya sangat luas. Kami juga mengusulkan agar OPD secara bergilir mengunjungi destinasi dan membagikan dokumentasinya di media sosial. Jika ribuan ASN membagikan keindahan Takalar, namanya akan semakin dikenal luas,” jelasnya.
Melalui sinergi pemerintah, camat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan dukungan masyarakat, pengembangan destinasi ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, menghidupkan UMKM lokal, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Takalar.






