Polisi Turun Tangan Selidiki Ledakan Bom Ikan di Tanakeke, Lokasi Diduga Sudah Dibersihkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

SULSELBERITA.COM. TAKALAR – Polsek Mappakasunggu Polres Takalar segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan ledakan bahan peledak atau bom ikan yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Kapolsek Mappakasunggu, Iptu Sumarwan, S.Psi, membenarkan pihaknya telah menerima informasi mengenai adanya ledakan di salah satu pulau tersebut.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

“Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya ledakan di pulau. Kemarin kami sudah ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Iptu Sumarwan melalui sambungan WhatsApp, Selasa (14/4/2026).

Namun, saat tim kepolisian tiba di lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian perkara (TKP), kondisi di sana sudah bersih. Hal ini menyulitkan pihak berwenang untuk menemukan barang bukti atau petunjuk fisik secara langsung.

“Kami belum melihat bukti petunjuk karena sudah bersih di lokasi yang diduga sebagai TKP. Saat ini masih dalam proses penelusuran sambil mengamankan area yang dicurigai,” jelasnya.

Satu Korban Diinterogasi di RS

Dalam kasus ini, diketahui terdapat dua orang yang menjadi korban dan mengalami luka bakar serius. Pihak kepolisian saat ini juga tengah menelusuri keberadaan kedua korban tersebut.

“Korban yang di Rumah Sakit Pajhonga Daeng Ngalle, sudah kami interogasi secara biasa, namun belum secara resmi di kantor karena masih dalam perawatan,” tambah Iptu Sumarwan.

Sementara itu, untuk korban kedua, polisi mengaku masih mendalami informasi terkait keberadaannya. “Ada informasi korban lain, tetapi kami belum mengetahui pasti keberadaannya,” katanya.

Terkait dugaan kuat bahwa ledakan tersebut berasal dari bom ikan rakitan, Kapolsek menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pendalaman.

“Untuk dugaan bom ikan, itu masih kami dalami. Kami belum bisa memastikan karena kondisi di lokasi saat kejadian juga belum sepenuhnya jelas,” tegasnya.

Saat ini, Polsek Mappakasunggu bersama pihak terkait terus melakukan penyelidikan guna memastikan lokasi kejadian serta kronologi lengkap insiden tersebut.

Sebelumnya Diberitakan

Sebelumnya diberitakan, peristiwa naas ini terjadi pada Minggu sore (12/4/2026) di Dusun Labbo Tallua, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Korban diidentifikasi bernama Jumain Dg Tompo dan Arfa Dg Sikki.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi saat kedua korban sedang merakit bahan peledak di sebuah rumah warga. Selain korban, terdapat tiga orang lainnya di lokasi yakni Dg Sua, Dg Ngari, dan Anri Dg Gassing yang selamat dan tidak mengalami luka.

Laporan: [Nama Reporter]

Pos terkait