Diduga Bom Ikan Meledak Saat Dirakit, Dua Warga Labbotallua Pulau Tanakeke Alami Luka Serius

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

SULSELBERITA.COM.TAKALAR – Dua warga Dusun Labbo Tallua, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, mengalami luka-luka diduga akibat ledakan bahan peledak atau yang biasa dikenal dengan bom ikan. Kejadian naas ini terjadi pada Minggu sore, 12 April 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, peristiwa itu terjadi saat para korban sedang merakit alat peledak tersebut di sebuah rumah warga.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

“Kejadiannya saat mereka sedang merakit bom ikan di rumah salah satu warga . Tiba-tiba meledak,” ujar sumber tersebut, Senin (13/4/2026).

Korban yang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut diidentifikasi bernama Nawir Dg Janji dan Sikki Dg Tompo. Kedua warga ini diduga mengalami luka cukup serius akibat ledakan tersebut.

Saat kejadian berlangsung, terdapat beberapa orang lain yang berada di lokasi dan menyaksikan peristiwa tersebut. Mereka adalah Dg Sua, Dg Ngari, dan Anri Dg Gassing. Beruntung, ketiga orang ini tidak mengalami luka dan selamat dari kejadian tersebut.

Setelah kejadian, korban segera dievakuasi menuju daratan guna mendapatkan penanganan medis segera. Namun, ketika awak media mencoba menelusuri keberadaan korban di RS Padjonga dan RS Maryam Takalar, kedua nama korban tidak ditemukan dalam daftar pasien rawat inap maupun IGD.

Hingga berita ini diturunkan, terdapat dugaan kuat bahwa kedua korban justru dilarikan ke daerah Tindang Gowa, Langkah ini diduga dilakukan untuk mengelabui petugas maupun pihak media yang mencari informasi terkait kasus ilegal pembuatan bom ikan tersebut.

Menanggapi informasi tersebut, pihak polsek Mappakasunggu langsung menyeberang ke Tanakeke untuk melihat langsung TKP dan mengamankan beberapa barang bukti yang masih tersisa

Pos terkait