Jagatara Siapkan Relawan Anti Hoaks di Seluruh Indonesia Guna Perangi Dis informasi

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

SULSELBERITA.COM. Jakarta Selatan — Organisasi Masyarakat Jaga Nusantara Bersama (Jagatara) meluncurkan Gerakan Nasional Edukasi Anti-Disinformasi sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial dan menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi digital.

Peluncuran dilakukan dalam momentum Halal Bi Halal Nasional di Kantor DPP Jagatara, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026), yang dihadiri pengurus pusat serta perwakilan daerah dari berbagai wilayah.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Ketua Jagatara DKI Jakarta, Deni Rafli, menegaskan bahwa disinformasi kini menjadi ancaman serius yang berpotensi memicu polarisasi sosial di masyarakat.

“Dis informasi telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap persatuan bangsa. Karena itu, kami mengambil langkah konkret melalui edukasi publik yang terstruktur, masif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, Jagatara menyiapkan sejumlah program, antara lain edukasi literasi digital berbasis komunitas, pembentukan relawan anti-hoaks, serta kampanye nasional untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap provokasi digital.

Selain itu, Jagatara juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan agar implementasi program berjalan lebih luas dan efektif.

Deni turut menyampaikan pesan Ketua Dewan Pembina Jagatara, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial.

“Persatuan bangsa adalah fondasi utama pembangunan. Seluruh elemen masyarakat harus berperan aktif menjaganya,” kata Deni mengutip pesan tersebut.

Ia menambahkan, gerakan ini juga menjadi bagian dari komitmen Jagatara dalam mengawal program pemerintah, termasuk agenda yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.

“Dukungan terhadap pemerintah harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kami siap memastikan program pembangunan dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Jagatara, Edy Koesriadi, menyebut Halalbihalal tahun ini menjadi momentum konsolidasi organisasi. Ia mengajak seluruh elemen Jagatara untuk menyatukan langkah dalam berkontribusi bagi bangsa.

Kegiatan ini juga dihadiri pimpinan Jagatara dari berbagai daerah, seperti Sumatera Utara, Riau, dan Aceh, yang menunjukkan kuatnya jaringan organisasi dalam mendukung agenda nasional berbasis masyarakat.

Jagatara optimistis gerakan ini mampu memperluas kontribusi dalam menjaga persatuan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional.

(KS)

Pos terkait