PERKELAHIAN SISWA SMAN 10 TANAKEKE RESAHKAN ORANG TUA, DIDUGA LEMAHNYA PENGAWASAN PIHAK SEKOLAH, MIRAS DAN SAJAM BEBAS

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

SUSELBERITA.COM, TAKALAR – Perkelahian antar siswa SMAN 10 Tanakeke membuat orang tua siswa khawatir dan mengundang kekhawatiran akan keamanan lingkungan pendidikan di sekolah tersebut. Kejadian yang melibatkan kelompok siswa dari dua desa berbeda tersebut terjadi pada Senin (09/02/2026).

Berdasarkan informasi dari warga setempat, peristiwa ini diduga berkaitan dengan kurangnya pengawasan pihak sekolah, khususnya bagian Bimbingan dan Konseling (BK).

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Dilaporkan bahwa beberapa siswa diperkirakan bebas membawa minuman keras (miras) dan senjata tajam masuk ke dalam lingkungan sekolah.

Perkelahian melibatkan siswa dari Desa Tompo Tanah dan Desa Balang Datu. Menurut keterangan seorang siswi sebagai saksi, awal mula kejadian bermula saat sekelompok siswa dari Desa Balang Datu menanya keberadaan teman-teman seorang siswa dari Desa Tompo Tanah di dalam kelas. Setelah mendapatkan jawaban “tidak tahu”, korban langsung dipukul dari belakang oleh kelompok tersebut.

“Muncul kekhawatiran bahwa persoalan akan terus berlanjut jika masih ada siswa yang berkumpul dalam kelompok, serta bebas menggunakan senjata tajam atau berada di bawah pengaruh minuman keras,” ujar salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kasus ini telah dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Kanit Reserse Polsek Mapsu, Basri, mengkonfirmasi kejadian tersebut. “Kita telah memanggil semua pihak terkait, dan pihak sekolah juga akan kami panggil untuk memberikan keterangan di kantor polisi,” jelas Basri. Rabu, (11/2/2026).

Sementara itu, Kepsek SMAN 10 Abbas saat dikonfirmasi awak media membenarkan jika memang terjadi perkelahian antara siswa, tapi membantah tudingan sajam dan miras bebas di dalam lingkungan sekolahnya.

” Mohon maaf yang sebesar besarnya, Benar beberapa hari yang lalu ada siswa yang berkelahi. Tapi  tudingan yang mengatakan bahwa siswa bebas bawa sajan dan minuman keras adalah tudingan yang sama sekali tidak benar. Selama ini tidak ada siswa yang pernah bawa senjata tajam, dan Perkelahian siswa tersebut sudah ditangani dan diselesaikan”. Jelasnya.

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Pos terkait