Rumor Rehab WC DPRD Takalar Seharga 2 Miliar, Ternyata Anggaran Cover Banyak Kegiatan Lain

SULSELBERITA.COM, Takalar – Isu yang ramai diperbincangkan masyarakat terkait renovasi toilet (WC) Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar yang dianggap menelan anggaran fantastis hingga kurang lebih 2 Milyar Rupiah, akhirnya mendapatkan klarifikasi dari sumber dalam yang merupakan pegawai DPRD Kabupaten Takalar. Informasi ini disampaikan pada hari Rabu, 4 Februari 2026.

Sebelumnya, kabar yang menyebar di kalangan masyarakat menyatakan bahwa anggaran sebesar kurang lebih 2 Milyar Rupiah hanya digunakan untuk melakukan rehabilitasi fasilitas toilet di lingkungan kantor DPRD Takalar. Kabar tersebut kemudian menimbulkan berbagai tanggapan dan kekhawatiran terkait efisiensi penggunaan anggaran publik.

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

Namun, berdasarkan keterangan dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, anggaran yang disebutkan bukan hanya diperuntukkan untuk rehab WC semata.

Menurut sumber tersebut, dana sebesar kurang lebih 2 Milyar Rupiah digunakan untuk berbagai kebutuhan dan kegiatan penting di lingkungan kantor DPRD Kabupaten Takalar, dengan rincian sebagai berikut:

– Pembangunan dan Rehabilitasi Fasilitas Toilet: Sebanyak 9 unit toilet di seluruh area kantor mendapatkan perbaikan dan perawatan menyeluruh.

– Penggantian Peralatan Audio: Semua mikrofon wireless (mic warles) di 3 ruang komisi serta ruang rapat paripurna diganti dengan yang baru untuk mendukung kelancaran proses kerja dan rapat.

– Pemeliharaan Ruangan Penting: Meliputi pemeliharaan 3 ruang komisi, serta ruang kerja Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar untuk menjaga kenyamanan dan fungsi optimal ruangan.

– Biaya Perjalanan Dinas: Dialokasikan untuk mendanai perjalanan dinas seluruh anggota dewan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.

– Pengadaan Perlengkapan Baru: Termasuk sistem sound baru untuk mendukung kegiatan rapat dan acara resmi, serta pengadaan seluruh kursi baru di 3 ruang komisi dan kursi untuk meja pimpinan.

– Pengadaan Sound dan Karpet untuk Musallah yang ada dalam lingkungan kantor DPRD

Sumber tersebut juga menegaskan bahwa seluruh penggunaan anggaran telah melalui proses verifikasi dan pengawasan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kelancaran kerja aparatur serta anggota DPRD Kabupaten Takalar.

“Anggaran yang digunakan memang sebesar kurang lebih 2 Milyar, namun tidak hanya untuk rehab WC seperti yang beredar di masyarakat. Semua item yang dibiayai memiliki manfaat langsung bagi kelancaran kerja dan peningkatan fasilitas kantor,” ujar sumber tersebut secara terbatas.

Sampai saat ini, pihak yang berkompoten di DPRD Kabupaten Takalar belum memberikan pernyataan resmi terkait isu ini. Namun, diharapkan klarifikasi yang diberikan oleh sumber dalam dapat memberikan pemahaman yang lebih tepat kepada masyarakat mengenai penggunaan anggaran publik di lingkungan kantor DPRD Takalar.

Pos terkait