Pemkab Takalar Perbaiki Jalan Akses Wisata Paria Lau, Kawasan Kini Lebih Mudah Dijangkau

SULSELBERITA.COM, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus konsisten dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah, melalui penataan kawasan serta perbaikan infrastruktur penunjang. Salah satu langkah konkretnya adalah renovasi akses jalan menuju destinasi wisata Paria Lau di Kecamatan Mappakasunggu, yang telah memberikan perubahan signifikan setelah puluhan tahun tak pernah diperbaiki.

Jalanan yang sebelumnya dalam kondisi rusak dan berlubang kini telah diperbaiki menjadi mulus dan nyaman dilalui, memudahkan pergerakan masyarakat lokal maupun wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan tersebut. Realisasi pembangunan jalan ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama antara Pemkab Takalar dengan Anggota DPR RI H. Hamka B. Kady.

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

“Puluhan tahun jalanan menuju wisata ini tidak pernah diperbaiki. Alhamdulillah, berkat H. Hamka B. Kady, jalan ini sekarang sudah mulus,” ujar salah seorang warga setempat dalam ucapan apresiasi.

Selain perbaikan jalan, Pemkab Takalar juga telah menyelesaikan pembangunan pintu gerbang Paria Laut pada tahun 2025. Struktur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai akses masuk, tetapi juga menjadi ikon visual dan simbol identitas yang memperkuat citra Paria Laut sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Takalar.

Di bawah kepemimpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Yasin, pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan Paria Laut secara berkelanjutan, dengan penataan kawasan yang dilakukan bertahap dan melibatkan masyarakat sekitar serta pelaku usaha lokal.

Terletak di Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu, Paria Laut kini menjadi tempat favorit khususnya kalangan anak muda untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Kawasan ini menawarkan hamparan rumput hijau luas yang berpadu dengan empang-empang masyarakat, menciptakan suasana sejuk dan menenangkan. Lokasinya cukup strategis, berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Takalar dan terhubung langsung dengan Jalan Jenderal Sudirman serta Jalan Poros Galesong–Makassar.

Tak hanya pada sore hari, Paria Laut juga berkembang sebagai destinasi wisata malam. Pengunjung dapat menikmati suasana pantai yang sejuk dengan hembusan angin laut sambil bersantai bersama teman atau keluarga. Selain itu, Pemkab Takalar mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan, dengan sejumlah pelaku usaha menyediakan aneka jajanan dan minuman. Salah satunya adalah usaha View Old, yang menawarkan minuman dingin dan panas dengan harga terjangkau.

Melalui serangkaian upaya tersebut, Pemkab Takalar berharap Paria Laut dapat berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat lokal, membuka peluang usaha baru, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Takalar.

Pos terkait