Brian, Siswa Morowali Satu-Satunya dari Sulteng yang Lolos Seleksi SMAN Taruna Brawijaya 2026, Legislator Yopi Sabara Beri Apresiasi

SULSELBERITA.COM, MOROWALI – Muh. Oktobriansyah Shaleh atau akrab disapa Brian kembali mencatatkan nama Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, dalam daftar prestasi daerah. Setelah sebelumnya meraih juara pertama ajang Porprov Kabupaten (PORKAB) cabang olahraga taekwondo, pemuda berusia 16 tahun ini kini membawa nama Morowali untuk pertama kalinya masuk SMA Negeri Taruna Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, setelah dinyatakan lolos seleksi calon taruna baru tahun ajaran 2026.

Brian bukan hanya satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Morowali yang berhasil lulus, bahkan hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai perwakilan lain dari Provinsi Sulawesi Tengah yang lolos seleksi Sekolah Menengah Atas Berprestasi (SMAB) SMA Negeri Taruna Jawa Timur tahun ini. Kabar gemilang ini disampaikan pada Senin (19/1/2026).

Bacaan Lainnya
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

Atas capaian membanggakan tersebut, Yopi Sabara ST, Anggota DPRD Kabupaten Morowali sekaligus Ketua Komisi I, memberikan apresiasi tinggi. “Kami tentunya sangat berbangga karena ini menjadi ikon pembawa nama Morowali di Brawijaya. Selama ini Kabupaten Morowali lebih dikenal dengan sektor tambang dan smalter, namun ternyata ada anak remaja berusia 16 tahun dari SMP Negeri 1 Bahodopi yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ucapnya.

Menurut Yopi, proses seleksi masuk SMA Taruna Brawijaya memiliki tantangan tersendiri. “Selain aspek fisik, juga menguji kemampuan mental, kecerdasan, serta dukungan finansial. Apalagi ini merupakan sekolah berasrama yang berlokasi di luar Sulawesi,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, bahwa jumlah pendaftar seleksi tahun ini mencapai 5.402 siswa dengan kuota yang tersedia hanya 1.352 siswa. “Ini merupakan capaian yang sangat luar biasa. Atas nama pribadi dan selaku anggota DPRD Kabupaten Morowali, saya bangga akan pencapaian Ananda Brian,” tegasnya.

Diketahui, Yopi Sabara juga menjabat sebagai Ketua PMI Kecamatan Bahodopi dan Ketua Pencegahan Konflik Sosial Kecamatan Bahodopi. Perannya dalam mendukung perkembangan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat daerah membuat tanggapan positif yang diberikan menjadi sangat relevan dan representatif.

Sementara Haeruddin selaku orang tua siswa kepada awak media ini mengatakan , ” Sangat bangga dan sangat bersyukur, tidak sia sia mendampingi di Surabaya bersama istri dan adiknya selama masa seleksi, di malang dan kediri”. Ujarnya.

Pos terkait