Jumariah Mengadu Tak Dapat Bantuan Beras, Padahal Terdaftar Sebagai Penerima KPM Aktif

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. TAKALAR, 11 Desember 2025 – Seorang warga Jalan Baso Dg. Tiro, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, bernama Jumariah, secara resmi mengadukan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suara Panrita Keadilan karena tidak menerima Bantuan Pangan Beras sebanyak 20 kilogram dari pemerintah. Ia menyatakan merupakan warga yang layak dan memenuhi kriteria penerima bantuan.

Jumariah menegaskan namanya tidak tercantum dalam daftar penerima bantuan beras di kelurahannya, sehingga tidak memperoleh hak yang seharusnya, sementara warga lain telah menerima tanpa kendala. Namun, fakta mengejutkan terungkap bahwa ia merupakan penerima aktif bantuan pemerintah.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Pernyataan warga yang bernama jumaria ini pun langsung ditepis oleh pihak kelurahan Pallantikang kec.pattallassang.

“Berdasarkan data yang ada, Jumaria adalah salah satu penerima bantuan KPM ( Kartu Penerima Manfaat)” ujar Lurah Pallantikang Ilham Buang, sambil mengirimkan bukti bukti penerimaan di aplikasi. Kamis (11/12).

Hal senada juga disampaikan oleh seorang staf kelurahan, dia juga membantah keras pernyataan Jumariah. “Yang bersangkutan ada kartu geseknya, saldonya terus masuk. Kemarin dia datang ke rumah saya, mengaku tidak pernah dapat bantuan. Saat saya cek NIK-nya, ternyata dia mendapatkan bantuan KPM mulai Januari sampai September. setelah saya bacakan dari aplikasi, barulah dia mau mengakui,” ungkap Rahma yang merupakan operator kelurahan tersebut.

Pos terkait