Ekskul Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra di SMAN 6 Takalar Jadi Wadah Kreativitas Siswa

SULSELBERITA.COM. Takalar – Semangat literasi di kalangan pelajar SMA Negeri 6 Takalar kian berkembang pesat berkat hadirnya Ekstrakurikuler Tim Jurnalistik dan Karya Sastra. Ekstrakurikuler ini kini menjadi wadah favorit bagi para siswa yang memiliki minat di bidang tulis-menulis, sastra, digital dan komunikasi.

Dengan berbagai kegiatan kreatif yang rutin digelar, Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra bertujuan mengasah kemampuan siswa dalam menulis berita, membuat karya sastra, serta meningkatkan keterampilan berbahasa. Tidak hanya menulis, Siswa/i yang tergabung dalam Ekskul ini juga dilatih untuk berpikir kritis, berani menyampaikan gagasan, dan memahami etika jurnalistik yang benar.

Bacaan Lainnya

Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025

Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025

Setiap minggunya, Tim Jurnalistik Dan Karya Kerap mengadakan kegiatan pelatihan seperti jurnalistik dasar, penulisan berita sekolah, serta pembinaan karya sastra meliputi puisi, cerpen, dan naskah drama. Hasil karya para anggota dipublikasikan melalui mading sekolah dan akun media sosial resmi SMA Negeri 6 Takalar, Media Online sehingga dapat dinikmati oleh seluruh warga sekolah bahkan masyarakat luas.

Pembina organisasi, Ibu Nur Linda, S.Pd., mengatakan bahwa keberadaan Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra bukan hanya sekedar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kepribadian siswa.

“Kami ingin siswa tidak hanya pandai menulis, tetapi juga mampu berpikir kritis dan menyampaikan ide dengan etika jurnalistik yang baik,” ujarnya saat ditemui oleh Devisi Redaksi, Penulisan dan Publikasi Tim Jurnalistik.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 6 Takalar, Drs. H. Abdullah, M.M., turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras para pembina dan anggota organisasi tersebut.

“Ekstrakurikuler ini adalah bukti nyata bahwa literasi bisa tumbuh subur di sekolah bila ada semangat dan kerja sama dari seluruh pihak,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan jurnalistik dan karya sastra berperan besar dalam membentuk generasi muda yang kreatif dan berwawasan luas. Ia juga mendorong agar Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai program baru seperti majalah digital sekolah, Sekolah Jurnalistik,kompetisi menulis antarsiswa, hingga kerja sama dengan media lokal untuk memperluas jangkauan publikasi karya siswa.

Menariknya, Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra SMA Negeri 6 Takalar juga rutin menggelar Sekolah Jurnalistik, sebuah program pelatihan intensif yang menghadirkan jurnalis dan praktisi media sebagai pemateri. Dalam kegiatan ini, para siswa diajarkan berbagai hal seputar dunia jurnalistik, mulai dari teknik wawancara, penulisan berita, Trik Fotografi, Tips Desain Grafis, Trik menulis Buku hingga pengelolaan media sosial sekolah.

Melalui program Sekolah Jurnalistik, para Siswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan dengan meliput kegiatan sekolah dan membuat laporan berita. Hal ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk mengenal lebih dalam dunia media dan komunikasi.

Adapun Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMA Negeri 6 Takalar periode 2025–2026 saat ini dinakhodai oleh Sri Wahyuni dan Fitria Ramadhani sebagai ketua dan wakil ketua. Di bawah kepemimpinan mereka, organisasi ini terus menunjukkan eksistensinya dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan budaya literasi di sekolah.

Sejak berdiri pada tahun 2018 hingga kini, Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra telah menjadi bagian penting dari perjalanan SMA Negeri 6 Takalar dalam menumbuhkan budaya literasi. Berbagai alumni organisasi ini pun kini dikenal aktif menulis dan terlibat di kegiatan jurnalistik di luar sekolah. Salah satunya adalah Muhammad Nur Rasul, Demisioner Ketua Tim Jurnalistik Dan Karya Periode 2023-2024, yang kini dikenal sebagai Duta Baca Pelajar Takalar periode 2023–2025.

Rasul, sapaan akrabnya, saat ini melanjutkan studi di Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Makassar. Pengalaman yang ia peroleh selama aktif di organisasi jurnalistik dan sastra menjadi bekal berharga dalam menapaki dunia literasi yang lebih luas.

Saat ditemui oleh Tim Media, Rasul mengungkapkan bahwa Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra merupakan titik awal yang membentuk dirinya untuk berani berpendapat dan menulis dengan tanggung jawab.

“Ekskul Tim Jurnalistik dan Karya Sastra bagi saya bukan sekadar tempat belajar menulis, tapi wadah yang mengajarkan bagaimana menyuarakan gagasan dengan cara yang santun, beretika, dan bermakna, Tentu saya berharap adik adik di SMAN 6 Takalar terus menjaga semangat literasi dan menjadikan Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra Sebagai Ruang Berkembang Yang Positif” Ujarnya.

Dengan semangat literasi dan kreativitas yang terus tumbuh, Ekstrakurikuler Tim Jurnalistik dan Karya Sastra SMA Negeri 6 Takalar membuktikan bahwa kegiatan literasi dapat menjadi gerakan positif di lingkungan pendidikan. Ke depan, Ekskul ini berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, beretika, dan berbudaya literasi tinggi.

Reporter : Awalia Rahmadani (Devisi Redaksi, Kepenulisan dan Publikasi Tim Jurnalistik Dan Karya Sastra SMAN 6 Takalar).

Pos terkait