Bupati Takalar lepas santri Alfatih ikuti Jambore International

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

SULSELBERITA.COM. Takalar – Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye
Secara resmi melepas keberangkatan kontingen Jambore Internasional, di halaman rumah jabatan Bupati, Rabu 27/8.

Sebanyak 20 santri Pesantren Alfatih Parangmata, regu penggalang dan penegak, mewakili Kabupaten Takalar dan Suisel di ajang World Muslim Scout Jamboree ( WMSJ ) 2025,”

Bacaan Lainnya
Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

WMSJ 2025 akan digelar di BUPERTA Cibubur, Jakarta, pada 9-14 September 2025 mendatang, yang pesertanya dari puluhan negara muslim se dunia.

Keberangkatan ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena para siswa yang menguasai bahasa inggris dan bahasa arab akan membawa nama baik sekolah, pesantren, dan Kabupaten Takalar di kancah internasional.

Bupati Takalar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan siswa pondok pesantren Al-Fatih Parangmata bukan hanya prestasi sekolah, tetapi juga wujud nyata kontribusi generasi muda Takalar dalam kegiatan kepanduan dunia.

“ Kesempatan ini merupakan pengalaman berharga, jadilah duta daerah yang mampu menunjukkan sikap disiplin, mandiri, dan berkarakter, yang menguasai beberapa bahasa interrnasional sebagaimana nilai-nilai kepanduan yang selama ini kita junjung tinggi,” pesan Bupati.

Para pembina Ponpes Al-Fatih Parangmata turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, para peserta yang akan berangkat ke Jambore Dunia terlihat antusias dan penuh semangat. Mereka telah menjalani berbagai persiapan, baik fisik maupun mental, guna menghadapi pertemuan pramuka internasional yang akan diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara.

Pelepasan ditandai dengan penyematan atribut secara simbolis oleh Bupati Takalar, disaksikan jajaran pemerintah daerah, guru, orang tua, serta para siswa. Tak lupa doa, dan harapan agar para peserta dapat menjaga nama baik daerah selama kegiatan berlangsung.

Dengan keikutsertaan dalam Jambore Dunia, diharapkan generasi muda Takalar semakin terbuka wawasannya, memperluas jaringan pertemanan global, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan yang akan berguna bagi masa depan bangsa.

Kontingen Jambore ini akan didampingi dua orang pembina yaitu
Kak Manyengka dan Kak Adel

Pos terkait